IHSG Berakhir Anjlok Iringi Pergerakan Mendatar Bursa Asia
Rabu, 20 Desember 2017 - 16:39 WIB
IHSG Berakhir Anjlok Iringi Pergerakan Mendatar Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan tengah pekan ditutup melemah cukup dalam, untuk mencatatkan hasil negatif sepanjang hari ini. IHSG berakhir anjlok ke level 6.109.48 usai kehilangan 58,18 poin atau setara dengan 0,94% ketika bursa Asia variatif.
Di sisi lain, IHSG siang terpuruk ke level 6.099,59 usai kehilangan 68,08 atau 1,10% ketika pada sesi pembukaan melemah 4,92 atau 0,08% ke posisi 6.162,75. Sebelumnya bursa saham Tanah Air kemarin ditutup ke level 6.167,67 dengan tambahan 33,70 atau 0,55% untuk menyentuh level tertinggi.
Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas bergerak negatif saat pelemahan terdalam menimpa pertanian usai ambruk 2.12% diikuti aneka industri 2,04%. Di sisi lain sektor perdagangan menjadi satu-satunya mencatatkan hasil positif dengan penambahan 0,19%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp9,22 triliun dengan 15,04 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp423,46 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,73 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,16 triliun. Tercatat 122 saham menguat, 233 saham melemah dan 126 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) naik Rp370 menjadi Rp3.370, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL)meningkat Rp110 menjadi Rp4.200 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) bertambah Rp100 menjadi 14,000 .
Saham yang tercatat melemah yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp1.925 ke level Rp79.075, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) turun Rp480 menjadi Rp3.700 serta PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) berkurang Rp175 menjadi Rp6.150.
Seperti dilansir CNBC, Rabu (20/12/2017) pasar saham Asia mixed pada akhir perdangan har ini, ketika indeks Nikkei Jepang meningkat sebesar 23,72% atau 0,1% untuk ditutup menjadi 22.891,72 saat saham perbankan bangkit. Saham teknologi variatif dengan saham Nintendo geser 1,26% pada akhir perdangan.
Sementara bursa Korea Selatan yakni indeks Kospi berakhir lebih rendah 0,38% atau setara dengan 9,51 poin ke level 2.472,37. Beberapa saham yang menyusut di antaranya Samsung Electronics tergelincir 1,32% saat Hyundai Motor kehilangan 0,33% dan Posco meningkat 1,99% pada sesi perdagangan sore.
Retailer Korea lebih rendah saat perdagangan pagi tadi, ketika dikabarkan Korea Selatan kembali melarang wisatawan China. Saham Lotte Shopping menyusut mencapai 1,78% serta perusahaan raksasa kosmetik yakni Amorepacific jatuh 2,86%.
Sedangkan bursa saham Australia S & P/ASX 200 tercatat lebih tinggi 0,06 untuk ditutup pada level 6.075,60. Kebanyakan perusahaan pertambangan terlihat mencetak keuntungan seperti Rio Tinto ditutup menguat 0,88% diikuti Atlas Iron melompat tinggi hingga 10%.
Pasar saham di daratan China sedikit lebih rendah hingga pengujung perdagangan hari ini. Indeks Hang Seng di Hong Kong memerah usai kehilangan 19,57 poin atau 0,07% menjadi 29.234,09. Selanjutnya komposit Shanghai kehilangan 0,27% hingga berakhir pada posisi 3.287,61 dan komposit Shenzhen turun sebesar 0,74% untuk menutup sesi perdagangan di level 1.891,52.
Di sisi lain, IHSG siang terpuruk ke level 6.099,59 usai kehilangan 68,08 atau 1,10% ketika pada sesi pembukaan melemah 4,92 atau 0,08% ke posisi 6.162,75. Sebelumnya bursa saham Tanah Air kemarin ditutup ke level 6.167,67 dengan tambahan 33,70 atau 0,55% untuk menyentuh level tertinggi.
Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas bergerak negatif saat pelemahan terdalam menimpa pertanian usai ambruk 2.12% diikuti aneka industri 2,04%. Di sisi lain sektor perdagangan menjadi satu-satunya mencatatkan hasil positif dengan penambahan 0,19%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp9,22 triliun dengan 15,04 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp423,46 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,73 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,16 triliun. Tercatat 122 saham menguat, 233 saham melemah dan 126 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) naik Rp370 menjadi Rp3.370, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL)meningkat Rp110 menjadi Rp4.200 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) bertambah Rp100 menjadi 14,000 .
Saham yang tercatat melemah yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp1.925 ke level Rp79.075, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) turun Rp480 menjadi Rp3.700 serta PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) berkurang Rp175 menjadi Rp6.150.
Seperti dilansir CNBC, Rabu (20/12/2017) pasar saham Asia mixed pada akhir perdangan har ini, ketika indeks Nikkei Jepang meningkat sebesar 23,72% atau 0,1% untuk ditutup menjadi 22.891,72 saat saham perbankan bangkit. Saham teknologi variatif dengan saham Nintendo geser 1,26% pada akhir perdangan.
Sementara bursa Korea Selatan yakni indeks Kospi berakhir lebih rendah 0,38% atau setara dengan 9,51 poin ke level 2.472,37. Beberapa saham yang menyusut di antaranya Samsung Electronics tergelincir 1,32% saat Hyundai Motor kehilangan 0,33% dan Posco meningkat 1,99% pada sesi perdagangan sore.
Retailer Korea lebih rendah saat perdagangan pagi tadi, ketika dikabarkan Korea Selatan kembali melarang wisatawan China. Saham Lotte Shopping menyusut mencapai 1,78% serta perusahaan raksasa kosmetik yakni Amorepacific jatuh 2,86%.
Sedangkan bursa saham Australia S & P/ASX 200 tercatat lebih tinggi 0,06 untuk ditutup pada level 6.075,60. Kebanyakan perusahaan pertambangan terlihat mencetak keuntungan seperti Rio Tinto ditutup menguat 0,88% diikuti Atlas Iron melompat tinggi hingga 10%.
Pasar saham di daratan China sedikit lebih rendah hingga pengujung perdagangan hari ini. Indeks Hang Seng di Hong Kong memerah usai kehilangan 19,57 poin atau 0,07% menjadi 29.234,09. Selanjutnya komposit Shanghai kehilangan 0,27% hingga berakhir pada posisi 3.287,61 dan komposit Shenzhen turun sebesar 0,74% untuk menutup sesi perdagangan di level 1.891,52.
(akr)
Lihat Juga :