Rupiah Ditutup Tak Berdaya Saat USD Kokoh di Zona Hijau
Rabu, 20 Desember 2017 - 17:11 WIB
Rupiah Ditutup Tak Berdaya Saat USD Kokoh di Zona Hijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup semakin tak berdaya. Kondisi pelemahan mata uang Garuda ketika USD mendapatkan dukungan untuk bangkit menguat terhadap Yen Jepang.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi penutupan berada di level Rp13.578/USD atau tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.575/USD. Rupiah sendiri sepanjang hari ini bergerak pada kisaran level Rp13.573-Rp13.582/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hingga akhir sesi perdagangan hari ini berada pada level Rp13.579/USD atau menyusut dari akhir perdagangan sebelumnya Rp13.576/USD. Pergerakan harian pada hari ini ada di kisaran Rp13.576-Rp13.586/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga perdagangan sore hari ini ambruk ke posisi Rp13.600/USD. Level ini stagnan dari penutupan kemarin pada posisi Rp13.595/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI di awal pekan hari ini, tertahan dalam level Rp13.579/USD. Rupiah membaik dari posisi perdagangan kemarin Rp13.587/USD.
Dilansir Reuters hari ini, USD mendapatkan dukungan dari harapan bahwa rencana reformasi pajak pemerintahan Trump akan disetujui kongres. Sedangkan peningkatan tajam euro terimbas pada hasil bond Jerman.
USD sempat memperpanjang keuntungan saat melawan Yen Jepang dan menyentuh intraday tertinggi di level 113.075 mengiringi kabar persetujuan senat, namun secara keseluruhan reaksi membisu. Dolar dalam sesi terakhir berdiri pada posisi 113.01 terhadap Yen sehingga sepanjang hari ini meningkat 0,1%.
Posisi tersebut memperlihatkan kebangkitan USD dari posisi terendah pada akhir pekan kemarin di level 112.035. Hasil positif juga dicetak euro pada posisi 1.1835 terhadap USD, setelah naik 0,5% Selasa kemarin. Melawan Yen, euro kokoh di level 133.74, tidak jauh dari tingkat resistance terkuat sekitar 134.50.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi penutupan berada di level Rp13.578/USD atau tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.575/USD. Rupiah sendiri sepanjang hari ini bergerak pada kisaran level Rp13.573-Rp13.582/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hingga akhir sesi perdagangan hari ini berada pada level Rp13.579/USD atau menyusut dari akhir perdagangan sebelumnya Rp13.576/USD. Pergerakan harian pada hari ini ada di kisaran Rp13.576-Rp13.586/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga perdagangan sore hari ini ambruk ke posisi Rp13.600/USD. Level ini stagnan dari penutupan kemarin pada posisi Rp13.595/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI di awal pekan hari ini, tertahan dalam level Rp13.579/USD. Rupiah membaik dari posisi perdagangan kemarin Rp13.587/USD.
Dilansir Reuters hari ini, USD mendapatkan dukungan dari harapan bahwa rencana reformasi pajak pemerintahan Trump akan disetujui kongres. Sedangkan peningkatan tajam euro terimbas pada hasil bond Jerman.
USD sempat memperpanjang keuntungan saat melawan Yen Jepang dan menyentuh intraday tertinggi di level 113.075 mengiringi kabar persetujuan senat, namun secara keseluruhan reaksi membisu. Dolar dalam sesi terakhir berdiri pada posisi 113.01 terhadap Yen sehingga sepanjang hari ini meningkat 0,1%.
Posisi tersebut memperlihatkan kebangkitan USD dari posisi terendah pada akhir pekan kemarin di level 112.035. Hasil positif juga dicetak euro pada posisi 1.1835 terhadap USD, setelah naik 0,5% Selasa kemarin. Melawan Yen, euro kokoh di level 133.74, tidak jauh dari tingkat resistance terkuat sekitar 134.50.
(akr)