IHSG Akhir Pekan Dibuka Melesat, Bursa Asia Menghijau
Jum'at, 22 Desember 2017 - 09:47 WIB
IHSG Akhir Pekan Dibuka Melesat, Bursa Asia Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berhasil dibuka terus melesat untuk meneruskan tren penguatan sejak penutupan kemarin. IHSG pagi ini menguat 2,56 poin setara 0,04% ke level 6.185,95 saat bursa saham Asia ikut menghijau
Pada perdagangan kemarin, IHSG berakhir melambung 73,91 poin setara 1,21% ke level 6.183,39. Sedangkan pagi ini mayoritas sektor saham dalam negeri berada pada tren positif dipimpin kenaikan aneka industri 0,31% dan pertanian sebesar 0,31%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp223 miliar dengan 368 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp26,8 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp80,0 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp53,1 miliar. Tercatat 105 saham naik, 48 saham turun dan 100 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) naik Rp125 menjadi Rp11.000, PT Dwi Guna Laksana Tbk. (DWGL) bertambah Rp110 ke level Rp685 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melompat Rp100 menjadi Rp9.950.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) turun Rp150 menjadi Rp3.970, PT Alfa Energi Investama Tbk. (FIRE) menyusut Rp140 ke posisi Rp1.500 serta PT Marga Abhinaya Abadi Tbk. (MABA) berkurang Rp50 menjadi Rp1.650.
Seperti dilansir CNBC, Jumat (22/12/2017) pasar saham Asia sebagian besar lebih tinggi di awal perdagangan akhir pekan, untuk mengikuti jejak Wal Street setelah mendapatkan dorongan dari saham teknologi dan energi. Sedangkan pada bursa Jepang, indeks Nikkei Jepang mendatar saat saham produsen mobil sedikit menyusut.
Toyota tercatat kehilangan sebesar 0,6% dan Honda lebih rendah 0,67%. Di sisi lain Kobe Steel jatuh 1,32% setelah mengakui bahwa tiga eksekutif senior mereka mengetahui tentang pemalsuan data yang terjadi di perusahaan seperti disampaikan Reuters.
Di seberang Selat Korea, Kospi menguat tipis 0,17% ketika saham Samsung Electronics naik 0,77% dan Hyundai Motor meningkat 1,33%. Pergerakan beberapa saham terlihat sensitif terhadap perkembangan hubungan antara China dan Korea Selatan memperpanjang kerugian.
Lotte Shopping menurun 1,31%, Hotel Shilla jatuh 2,96% ditambah AmorePacific kehilangan 3,66%. Sementara bursa Australia S & P/ASX 200 turun hingga 0,36%. Harga komoditas telah bangkit semalam untuk menjadi sentimen positif bagi pasar.
Pada perdagangan kemarin, IHSG berakhir melambung 73,91 poin setara 1,21% ke level 6.183,39. Sedangkan pagi ini mayoritas sektor saham dalam negeri berada pada tren positif dipimpin kenaikan aneka industri 0,31% dan pertanian sebesar 0,31%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp223 miliar dengan 368 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp26,8 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp80,0 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp53,1 miliar. Tercatat 105 saham naik, 48 saham turun dan 100 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) naik Rp125 menjadi Rp11.000, PT Dwi Guna Laksana Tbk. (DWGL) bertambah Rp110 ke level Rp685 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melompat Rp100 menjadi Rp9.950.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) turun Rp150 menjadi Rp3.970, PT Alfa Energi Investama Tbk. (FIRE) menyusut Rp140 ke posisi Rp1.500 serta PT Marga Abhinaya Abadi Tbk. (MABA) berkurang Rp50 menjadi Rp1.650.
Seperti dilansir CNBC, Jumat (22/12/2017) pasar saham Asia sebagian besar lebih tinggi di awal perdagangan akhir pekan, untuk mengikuti jejak Wal Street setelah mendapatkan dorongan dari saham teknologi dan energi. Sedangkan pada bursa Jepang, indeks Nikkei Jepang mendatar saat saham produsen mobil sedikit menyusut.
Toyota tercatat kehilangan sebesar 0,6% dan Honda lebih rendah 0,67%. Di sisi lain Kobe Steel jatuh 1,32% setelah mengakui bahwa tiga eksekutif senior mereka mengetahui tentang pemalsuan data yang terjadi di perusahaan seperti disampaikan Reuters.
Di seberang Selat Korea, Kospi menguat tipis 0,17% ketika saham Samsung Electronics naik 0,77% dan Hyundai Motor meningkat 1,33%. Pergerakan beberapa saham terlihat sensitif terhadap perkembangan hubungan antara China dan Korea Selatan memperpanjang kerugian.
Lotte Shopping menurun 1,31%, Hotel Shilla jatuh 2,96% ditambah AmorePacific kehilangan 3,66%. Sementara bursa Australia S & P/ASX 200 turun hingga 0,36%. Harga komoditas telah bangkit semalam untuk menjadi sentimen positif bagi pasar.
(akr)
Lihat Juga :