2018, Asabri Fokus Investasi Infrastruktur

Sabtu, 23 Desember 2017 - 02:23 WIB
2018, Asabri Fokus Investasi...
2018, Asabri Fokus Investasi Infrastruktur
A A A
JAKARTA - PT Asabri (Persero) pada 2018 akan mengalihkan sebagian besar investasinya di surat utang negara (SUN) ke sektor infrastruktur. Sedikitnya 60% dari Rp4,5 triliun investasi Asabri di SUN akan dialihkan ke berbagai proyek pembangunan program pemerintah, seperti jembatan, bandara, pelabuhan dan jalan tol.

"Selama ini Asabri belum berinvestasi di infrastruktur. Sementara pemerintahan Presiden Joko Widodo sedang gencar-gencarnya membangun. Jadi tahun depan, kami mulai fokus dengan investasi di pembangunan infrastruktur strategis dan prioritas," ujar Direktur Utama Asabri, Letjen (Purn) Sonny Widjaja di sela Ngopi Bareng Media di Gedung Asabri, Jakarta, Jumat (22/12/2017).

Mengelola investasi di pembangunan infrastruktur, lanjut Sonny, sangat cocok dengan karakteristik Asabri sebagai perusahaan asuransi jiwa dan pengelola dana pensiun TNI, Polri, PNS Kementerian Pertahanan/Polri yang bersifat jangka panjang. Terlebih, Asabri sebagai korporasi BUMN tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan tapi juga ikut mendukung program pemerintah diantaranya pembangunan infrastruktur.

Lantas, proyek apa saja yang diincar Asabri? Sonny tidak secara gamblang menyebutkan. Namun dia mengakui sudah ada penjajakan dengan beberapa BUMN lain, seperti Waskita Karya, Wijaya Karya, Jasa Marga, dan Indonesia Power.

Penempatan investasi perusahaan pengelola dana pensiun di proyek infrastruktur merupakan dorongan pemerintah untuk meningkatkan pembiayaan investasi non anggaran pemerintah (PINA). Selain dari perusahaan pengelola dana-dana jangka panjang di dalam negeri, pemerintah juga getol melakukan pendekatan kepada lembaga pengelola dana pensiun dan jaminan sosial asing untuk berinvestasi di proyek infrastruktur nasional. Antara lain dari Jepang, Australia, Kanada, dan Belanda.

Dalam Rencana Program Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, kebutuhan pembiayaan infrastruktur mencapai Rp4.796 triliun. Di sisi lain, APBN dan APBD hanya mampu menopang sekitar 41,3% (Rp1.978 triliun) dari kebutuhan pembiayan tersebut. Sisanya diharapkan dari BUMN (Rp1.066 triliun) dan partisipasi swasta (Rp1.751 triliun).

Sementara itu, Direktur Investasi dan Keuangan, Hari Setianto mengungkapkan, secara bertahap, Asabri juga akan meninggalkan investasinya di berbagai instrumen investasi lain seperti reksa dana, saham, dan deposito. Investasi saham terbesar Asabri di BUMN sementara sektor terbesar adalah di sektor properti, perbankan, farmasi dan ritel.

Pada 2017, Asabri tercatat menjadi pemegang saham mayoritas PT Hanson International Tbk (MYRX). Asabri juga antara lain mengantongi saham PT Indofarma Tbk (INAF), PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Antam (Persero) Tbk (ANTM), PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB), PT Island Concept Indonesia Tbk (ICON), PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk (TMPI), PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP), dan PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP).

Domain Utama
Sonny Widjaja berharap, peralihan lini bisnis ke investasi infrastruktur membuat Asabri semakin baik melaksanakan domain utamanya, yaitu memberi pelayanan kepada para nasabah yang terdiri atas prajurit TNI, Polri, PNS Kementerian Pertahanan/Polri serta purnawirawan dan warakawuri. Pada 2018, kata dia, Asabri menargetkan bisa memberi beasiswa pendidikan kepada dua orang anak prajurit yang cacat, gugur atau meninggal dunia.

Direktur Operasi Asabri, Adiyatmika menambahkan, pada tahun depan pihaknya juga akan meluncurkan program baru yakni pinjaman uang muka perumahan bagi personel Polri. "Kami pun sedang mengupayakan reformasi sistem pensiun agar penghitungan nilainya tidak lagi dari gaji pokok tapi berdasarkan penghasilan total," ungkap Adiyatmika.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hakim Perintahkan Jaksa...
Hakim Perintahkan Jaksa Kembalikan Belasan Kapal Heru Hidayat yang Disita
Gelar Diskusi di Kampus,...
Gelar Diskusi di Kampus, Keluarga Ajak Mahasiswa Soroti Kasus Adam Damiri
Keluarga Adam Damiri...
Keluarga Adam Damiri Memastikan Adam Damiri Tidak Merugikan Perusahaan
Eks Dirut Asabri dan...
Eks Dirut Asabri dan 6 Orang Lainnya Didakwa Rugikan Negara Rp22,78 Triliun
Kasus Korupsi Asabri,...
Kasus Korupsi Asabri, Delapan Terdakwa Jalani Sidang Perdana Hari Ini
Keluarga Yakin Adam...
Keluarga Yakin Adam Damiri Tidak Bersalah Atas Kasus Asabri
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
3 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
3 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
4 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Mohamed bin...
6 Alasan Mohamed bin Zayed Investasi Rp532,6 T untuk Ras Al Hekma Mesir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved