Porsi BBM di Bauran Energi Pembangkit Semakin Turun

Senin, 25 Desember 2017 - 20:01 WIB
Porsi BBM di Bauran...
Porsi BBM di Bauran Energi Pembangkit Semakin Turun
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya mineral (ESDM) mencatat, seiring gencarnya pengembangan energi baru terbarukan (EBT), persentase bahan bakar minyak (BBM) dalam pemakaian energi primer untuk pembangkit semakin turun.

Dari hasil monitoring yang dilakukan tim Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, terlihat porsi bauran energi primer pada triwulan III/2017 untuk BBM adalah 6,06%. Padahal pada periode yang sama di tahun 2016 angkanya masih 7,10%. Angka tersebut sudah termasuk Bahan Bakar Nabati (BBN) sebagai campuran BBM, yang memberikan porsi 0,42% terhadap total bauran energi primer pembangkit.

Sementara, bila dibandingkan dengan tiga tahun lalu, porsi BBM pada bauran energi primer pembangkit 2014 adalah 11,81%, sedangkan untuk EBT sebesar 11,21%.

Bahkan, dalam laporan Kementerian ESDM yang dikutip SINDOnews, Senin (25/12/2017, penggunaan BBM untuk bahan bakar pembangkit ini masih mendominasi dengan persentase hingga 36% di tahun 2008.

Persentase tersebut dihitung berdasar realisasi produksi listrik yang dihasilkan oleh tiap energi primer yang terdiri dari BBM (+BBN), gas, batu bara, dan EBT. Total, hingga triwulan III/2017 telah dihasilkan listrik sebesar 186.699 Giga Watt hour (GWh) baik dari PLN maupun produsen listrik swasta (independent power producer/IPP).

Adapun volume BBM untuk pembangkit PLN hingga triwulan ketiga ini mencapai 2,54 juta kiloLiter (kL) atau setara untuk memproduksi listrik sebesar 8.976 GWh. Di sisi lain, porsi EBT dalam bauran pembangkit ini meningkat cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Energi hydro, panas bumi dan EBT lainnya, tercatat menyumbangkan porsi 12,51%, meningkat dari tahun 2016 dan lebih tinggi dari yang ditargetkan dalam APBN-P 2017 (11,96%).

Laporan juga mencatatkan realisasi produksi listrik dari pembangkit EBT, di mana produksi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) telah mencapai 13.593 GWh, pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) 9.324 GWh, dan pembangkit EBT lainnya 456 GWh.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian ESDM Genjot...
Kementerian ESDM Genjot Capaian Energi Baru Terbarukan
Potensi Air Papua Dibidik...
Potensi Air Papua Dibidik Australia, Kementerian ESDM Godok Konsep REBID
Indonesia Prakarsai...
Indonesia Prakarsai SSTC Energi Terbarukan
India Agresif Kembangkan...
India Agresif Kembangkan Energi Baru Terbarukan, Bagaimana Indonesia?
Kementerian ESDM Peragakan...
Kementerian ESDM Peragakan Jurus Tekan Energi Fosil
PLTS Terkendala Pembiayaan,...
PLTS Terkendala Pembiayaan, Kementerian ESDM Colek Perbankan
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
27 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
50 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved