Grider Jalan Tol Desari Roboh, PUPR Siapkan Sanksi

Rabu, 03 Januari 2018 - 15:06 WIB
Grider Jalan Tol Desari...
Grider Jalan Tol Desari Roboh, PUPR Siapkan Sanksi
A A A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan akan menjatuhkan sanksi terhadap konsultan yang lalai dalam mengawasi pekerjaan proyek. Hal ini menanggapi girder di proyek tol Depok-Antasari (Desari) yang roboh beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah membahas persoalan ini dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga mengenai permasalahan tersebut. Menurutnya, ambruknya girder tersebut akibat kesalahan manajemen dan pelaksanaan teknis di lapangan.

"Jadi girder yang diangkat itu bisa macam-macam. Jadi ada yang dikalungi, ada yang diangkat dari atas, jadi saya kira sedikit masalah teknis," katanya di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Basuki mengaku akan memperbaiki standard operation procedure (SOP) pengerjaan proyek tol di lapangan. Perbaikan SOP meliputi pemasang teknis hingga masalah pengawasan kepada pihak pelaksana pembangunan jalan tol.

"Sekarang diperbaiki SOP-nya. Jadi itu masalah teknis dan manajerial. Jadi ada perbaikan sedikit, karena banyak sekali (girder) yang akan dipasang di Trans Jawa ini. Karena 120 girder yang akan dipasang," imbuh dia.

Selain itu, pihaknya juga akan menjatuhkan sanksi kepada konsultan yang lalai dalam mengawasi pekerjaan. Hingga saat ini, jenis sanksi masih dibahas namun yang terberat adalah dicoret dari daftar proyek jalan tol pemerintah.

"Manajerialnya juga, pengawasannya. Jadi konsultannya juga kemarin diundang untuk diperketat pengawasannya. Kita kasih sanksi juga untuk pengawasan, konsultannya. Mungkin paling beratnya ya blacklist kan. Kan belum tentu, makanya Pak Dirjen (Bina Marga) sedang mendetailkan, saat-saat terjadi itu pengawasannya bagaimana, sedang terjadi. Apakah sesuai dengan SOP pengawasan atau enggak," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Proyek Tol Depok-Antasari (Desari) tepat di belokan Jalan TB Simatupan ke Jalan Antasari atau di Alamanda Tower roboh. Akibatnya, satu truk pemborong ringsek tertimpa beton girder.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mendatangi lokasi robohnya beton gilder untuk Jalan Tol Desari. Saat itu, polisi menemukan ada enam kepingan fondasi yang roboh tapi tak sampai mengenai para pekerja proyek tersebut. "Tidak ada korban jiwa karena memang beton girder tersebut hanya menimpa satu truk pemborong saja," ujar Mardiaz di lokasi, Selasa (2/1).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Konektivitas Kawasan...
Konektivitas Kawasan Strategis Metropolitan, Tol Desari Akan Tembus Tol BORR
PUPR Tawarkan Investasi...
PUPR Tawarkan Investasi 6 Proyek Jalan Tol dan Jembatan Senilai Rp80,84 T
Ini Dua Ruas Jalan Tol...
Ini Dua Ruas Jalan Tol yang Siap Dioperasikan Pemerintah
Perkuat Jalur Logistik,...
Perkuat Jalur Logistik, Tol Baru di Aceh dan Manado Siap Beroperasi
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Berita Terkini
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
6 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
54 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
1 jam yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved