IHSG Dibuka Menguat 6,24 Poin, Pasar Utama Asia Menguat
Kamis, 04 Januari 2018 - 09:49 WIB
IHSG Dibuka Menguat 6,24 Poin, Pasar Utama Asia Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (4/1/2018) dibuka rebound, dengan menguat 0,1% atau 6,24 poin ke level 6.257,72.
Rabu kemarin, IHSG ditutup tersungkur 87,76 poin atau 1,38% ke 6.251,48. Sepanjang hari lewat, diperdagangkan di 6.220,70-6.342,19.
Tiga sektor mencatat kenaikan, diantaranya sektor pertambangan naik 0,58%, sektor pertanian naik 0,34%, dan sektor aneka industri naik 0,26%.
Dari 423 saham yang diperdagangkan, 190 stabil, 134 menguat, dan 99 tertekan. Nilai transaksi saham mencapai Rp2,95 triliun dari 4,66 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing Rp164,08 miliar dengan aksi beli asing Rp1,01 triliun berbanding aksi jual asing Rp848,14 miliar.
Analis PT Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan kenaikan IHSG karena dalam masa penantian rilis data perekonomian consumer confidence, yang diperkirakan masih berada dalam rentang cukup stabil.
Sementara itu, pasar utama Asia diperdagangkan lebih tinggi pada Kamis ini, menyusul kenaikan kuat di Wall Street. Investor di kawasan ini juga akan mengawasi layanan China Caixin dan PMI komposit setelah PMI manufaktur Caixin mengalahkan perkiraan dan PMI resmi negara tersebut memenuhi harapan.
Melansir CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang melompat 2,04%, usai dibuka di hari pertama libur Tahun Baru yang panjang. Sebagian besar sektor berada di wilayah positif, dengan sektor keuangan, teknologi dan otomotif lebih tinggi. Toyota naik 2,07%, Honda naik 2,12%, dan SoftBank naik 3,12%.
Indeks Kospi Korea naik tipis 0,24% karena didukung oleh kenaikan saham Samsung Electronics sebesar 0,62% dan SK Hynix melonjak 1,93%. Di Sydney, S&P/ASX 200 naik 0,25%, dengan sub-indeks energi menguat setelah harga minyak menyentuh tingkat tertinggi dalam dua setengah tahun. Produsen minyak dan gas membukukan kenaikan, dengan Santos naik 0,28% dan Oil Search naik 1,93%.
Rabu kemarin, IHSG ditutup tersungkur 87,76 poin atau 1,38% ke 6.251,48. Sepanjang hari lewat, diperdagangkan di 6.220,70-6.342,19.
Tiga sektor mencatat kenaikan, diantaranya sektor pertambangan naik 0,58%, sektor pertanian naik 0,34%, dan sektor aneka industri naik 0,26%.
Dari 423 saham yang diperdagangkan, 190 stabil, 134 menguat, dan 99 tertekan. Nilai transaksi saham mencapai Rp2,95 triliun dari 4,66 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing Rp164,08 miliar dengan aksi beli asing Rp1,01 triliun berbanding aksi jual asing Rp848,14 miliar.
Analis PT Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan kenaikan IHSG karena dalam masa penantian rilis data perekonomian consumer confidence, yang diperkirakan masih berada dalam rentang cukup stabil.
Sementara itu, pasar utama Asia diperdagangkan lebih tinggi pada Kamis ini, menyusul kenaikan kuat di Wall Street. Investor di kawasan ini juga akan mengawasi layanan China Caixin dan PMI komposit setelah PMI manufaktur Caixin mengalahkan perkiraan dan PMI resmi negara tersebut memenuhi harapan.
Melansir CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang melompat 2,04%, usai dibuka di hari pertama libur Tahun Baru yang panjang. Sebagian besar sektor berada di wilayah positif, dengan sektor keuangan, teknologi dan otomotif lebih tinggi. Toyota naik 2,07%, Honda naik 2,12%, dan SoftBank naik 3,12%.
Indeks Kospi Korea naik tipis 0,24% karena didukung oleh kenaikan saham Samsung Electronics sebesar 0,62% dan SK Hynix melonjak 1,93%. Di Sydney, S&P/ASX 200 naik 0,25%, dengan sub-indeks energi menguat setelah harga minyak menyentuh tingkat tertinggi dalam dua setengah tahun. Produsen minyak dan gas membukukan kenaikan, dengan Santos naik 0,28% dan Oil Search naik 1,93%.
(ven)
Lihat Juga :