Survei BI Indikasikan Optimisme Konsumen Terus Menguat

Jum'at, 05 Januari 2018 - 17:15 WIB
Survei BI Indikasikan...
Survei BI Indikasikan Optimisme Konsumen Terus Menguat
A A A
JAKARTA - Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mengindikasikan berlanjutnya perbaikan optimisme konsumen pada Desember 2017. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Desember 2017 yang sebesar 126,4, lebih tinggi dari IKK pada November 2017 yang tercatat sebesar 122,1.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman mengatakan, meningkatnya keyakinan konsumen didorong oleh membaiknya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan.

"Menguatnya optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran sejalan dengan membaiknya ketersediaan lapangan kerja dan pembelian barang tahan lama," ujarnya di Jakarta, Jumat (5/1/2018).

Sementara, perbaikan ekspektasi kondisi ekonomi ke depan terutama ditopang oleh meningkatnya ekspektasi ketersediaan lapangan kerja, kegiatan dunia usaha, dan penghasilan pada masa akan datang. Menguatnya perbaikan ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan disertai perkiraan terhadap meningkatnya konsumsi dan tabungan.

Menurutnya, kenaikan konsumsi tercermin dari indeks perkiraan pengeluaran konsumsi rumah tangga tiga bulan mendatang yang meningkat 2,9 poin dari hasil survei bulan sebelumnya menjadi 158,7.

Hasil Survei juga mengindikasikan ekspektasi konsumen terhadap peningkatan harga pada enam bulan mendatang (Juni 2018), tercermin dari kenaikan Indeks Ekspektasi Harga (IEH) enam bulan mendatang sebesar 7 poin menjadi 178,4.

"Kenaikan ekspektasi harga tersebut lebih dipengaruhi faktor musiman, yaitu meningkatnya permintaan pada Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri," tutur doa.

Sebelumnya BI juga mencatat optimisme konsumen pada November 2017 meningkat. Hal tersebut tercermin dari IKK November 2017 sebesar 122,1, naik dari Oktober 2017 yang tercatat 120,7. Meningkatnya optimisme IKK disumbang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang naik 1,9 poin dan Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) yang meningkat 1,0 poin.

"Kenaikan IKE terutama didorong oleh membaiknya persepsi konsumen pada seluruh kelompok pengeluaran terhadap penghasilan yang diterima saat ini," kata Agusman.

Di samping itu, perbaikan IKE juga dipengaruhi meningkatnya pembelian barang tahan lama. Sementara, lanjut dia, kenaikan IEK dipengaruhi ekspektasi seluruh kelompok pengeluaran terhadap kenaikan penghasilan ke depan dan peningkatan kegiatan usaha.

Hasil survei juga mengindikasikan ekspektasi konsumen terhadap kenaikan harga pada tiga bulan mendatang (Februari 2018). Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) tiga bulan mendatang sebesar 170,9, sedikit lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya sebesar 170,0.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Ungkap Konsumen Tetap...
BI Ungkap Konsumen Tetap Pede dengan Ketahanan Ekonomi Indonesia
Survei BI Juni 2020:...
Survei BI Juni 2020: Keyakinan Konsumen Membaik di 14 Kota
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Optimistis Ekonomi Membaik,...
Optimistis Ekonomi Membaik, Indeks Keyakinan Konsumen Naik di April
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Survei BI: Optimisme...
Survei BI: Optimisme Konsumen Meningkat di Desember 2023
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Alfamart Tutup 400 Gerai,...
Alfamart Tutup 400 Gerai, Sementara Warung Madura Terus Ekspansi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved