Ekonom Sebut Kepercayaan Investor Masih Rendah

Sabtu, 06 Januari 2018 - 01:10 WIB
Ekonom Sebut Kepercayaan...
Ekonom Sebut Kepercayaan Investor Masih Rendah
A A A
JAKARTA - Peringkat Ease of Doing Business (EODB) Indonesia diakui memang terus membaik yang disertai peringkat daya saing turut menanjak naik. Meski begitu ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai investor melihat sektor riil seperti daya beli masih lesu.

Ditambah industri pengolahan seperti kehabisan tenaga dan banyak kebijakan seperti 16 paket kebijakan hanya macan kertas, lantaran belum terlihat dampaknya. “Ini yang membuat kepercayaan investor rendah,” ujar Bhima di Jakarta, Jumat (5/1).

Lebih lanjut Ia menerangkan, sehingga hanya reformasi soal perizinan investasi yang didorong tetapi sektor riil juga perlu diberikan stimulus. Sedangkan selama ini stimulus tidak berjalan efektif. “Buktinya janji harga gas industri murah sampai sekarang ternyata masih mahal bahkan dibanding negara yang tidak punya gas alam,” terang dia

Bhima juga menilai ada harapan di 2018 untuk memacu investasi lebih tinggi, tapi semuanya tergantung kebijakan pemerintah. Karena yang diharapkan jadi stimulus ekonomi ada dua yaitu belanja pemerintah dan ekspor.

“Untuk belanja pemerintah seperti bansos jangan telat disalurkan. Kemudian program padat karya harus segera jalan di awal tahun. Ini untuk memulihkan daya beli dan meningkatkan permintaan sektor ritel,” paparnya

Soal ekspor juga disarankan pemerintah harus lebih agresif membuka jalan ke negara alternatif. Menurutnya ekspor yang dipacu jangan sekedar komoditas mentah, namun produk jadi biar nilai tambahnya positif. “Terakhir jaga situasi politik dan kebijakan jangan aneh dan buat gaduh suasana sehingga tidak kondusif,” ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved