JICT Diminta Benahi Lambannya Layanan Pelabuhan

Selasa, 09 Januari 2018 - 12:03 WIB
JICT Diminta Benahi...
JICT Diminta Benahi Lambannya Layanan Pelabuhan
A A A
JAKARTA - Kementrian Perhubungan (Kemenhub) sedang mempelajari kasus PT Jakarta International Container Terminal (JICT) terkait lambatnya layanan yang dikeluhkan pelanggan akhir-akhir ini. Pasalnya JICT menunjuk vendor penyedia operator alat lapangan RTGC baru yakni Multi Tally Indonesia (MTI).

Namun vendor tersebut dinilai minim pengalaman dan SDM, sehingga menyebabkan turunnya kinerja terminal tersebut. "Kami akan cek dan pelajari terlebih dahulu kasus JICT tersebut," kata Kepala Humas Kementrian Perhubungan, Lollan Andy Sutomo melalui pesan singkat di Jakarta.

Sementara Wakil Direktur Utama JICT Riza Erivan mengakui memang ada penurunan produktivitas pelayanan, karena proses peralihan vendor operator derek lapangan (RTGC) di pelabuhan tersebut. "Kami akui ada pelambatan. Hal ini dampak peralihan operator di JICT. Perlu waktu untuk operator baru menyesuaikan dengan pekerjaan baru. Kami mohon maaf atas kelambatan ini," jelasnya.

Sebelumnya telah terjadi penurunan produktivitas yang signifikan dan beberapa insiden serius di JICT. Kapal-kapal yang dilayani JICT harus mengalami keterlambatan 4-44 jam karena dampak peralihan vendor tersebut. Alhasil banyak petikemas ekspor ditinggal kapal dan menyebabkan kerugian besar pengguna jasa.

Bahkan Jumat lalu (5/1), petikemas impor sempat salah kirim ke gudang pemilik. Petikemas milik PT Gala Perdana Agung terpaksa harus dikembalikan ke JICT. Standar kualitas Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) menegaskan jangan sampai dampak proses peralihan vendor dibiarkan berlarut. “Kerugian (akibat pergantian vendor di JICT) pasti ada dan sedang kita hitung,” ujar Ketua ALI Zaldy Masita.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pelabuhan Sungkono Ali menyoroti arogansi Wakil Direktur Utama JICT Riza Erivan. “Ini masalah arogansi dia (Riza) karena tidak mampu berkomunikasi dengan pekerja,” ujar Sungkono.

Lebih lanjut Sungkono mempertanyakan pernyataan Riza soal peningkatan kinerja dan kelancaran arus barang dengan adanya pergantian vendor baru JICT. Faktanya kapal banyak terlambat, kemacetan angkutan petikemas berhari-hari dan pabrik telat memasok bahan baku. Pada akhirnya ini akan mengganggu perekonomian nasional.

“Jadi dampak kacaunya pelayanan JICT lebih kepada soal profesionalitas Direksi dan vendor yang nihil pengalaman namun tetap ditunjuk sebagai pemenang. Manajemen JICT harus tanggung jawab,” paparnya.

Pasca penunjukkan vendor MTI di JICT, tercatat 8 kecelakaan kerja dan satu petikemas yang tidak sesuai dokumen berhasil keluar dari JICT. Selain itu produktivitas JICT saat ini hanya 14,07 mph (move per hour). Jauh dibawah standar yang ditetapkan Kemenhub yakni 26 mph.

Diterangkan beberapa kapal yang mengalami delay di JICT sejak awal tahun ini, Senin (1/1/2018) yakni CMA CGM LA SCALA 115TUE, Delay 44 jam, SM jakarta 1705E, Delay : 10 jam, Wanhai 216 N341, Delay : 4 jam, Meratus tomini 1801N, Delay; 6 jam dan Northern Volution 1713N, Delay : 10jam.

Selanjutnya MSC Imma HC752R, Delay : 7 jam, Princess of luck 008N, Delay : 24 jam, Sinar sumba 482S, Delay : 10 jam, Bremen Helle 545 SEW, Delay : 19 jam serta Cucko hunter 260QAN, Delay: 33 jam. Ditambah Cosco Izmir 029N, Delay : 31 jam, Star river 0020N, Delay : 41 jam dan VNL ruby 1705E, Delay : 19 jam.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berikan Pendidikan untuk...
Berikan Pendidikan untuk Anak Putus Sekolah, JICT Raih 2 Penghargaan ISDA 2021s
Tanggap Perubahan Iklim...
Tanggap Perubahan Iklim dan SDGS, JICT Gelar Semiloka Lingkungan Hijau
Pakai Teknologi Modern,...
Pakai Teknologi Modern, JICT Tambah Fasilitas Bongkar Muat dengan 2 Quay Crane Baru
JICT Tanjung Priok,...
JICT Tanjung Priok, Pelabuhan Pertama Peraih Sertifikasi ISO 22301
Ujung Tombak Perekonomian...
Ujung Tombak Perekonomian RI, Volume JICT 2024 Tembus 2,2 Juta TEUS
JICT Komitmen Persingkat...
JICT Komitmen Persingkat Waktu Singgah Kapal di Pelabuhan Tanjung Priok
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
26 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
Pelabuhan Eilat Israel...
Pelabuhan Eilat Israel Akan PHK Besar-besaran akibat Serangan Houthi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved