Harga Minyak Mentah Dunia Stabil Dekati Level Tertinggi 3 Tahun

Kamis, 11 Januari 2018 - 10:42 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Stabil Dekati Level Tertinggi 3 Tahun
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia bertahan di level tertinggi dalam tiga tahun pada awal perdagangan hari ini, Kamis (11/1/2018) didukung oleh penurunan yang mengejutkan pada produksi minyak Amerika Serikat (AS). Persediaan minyak mentah Negeri Paman Sam -julukan AS- lebih rendah, meskipun para analis memperingatkan adanya tanda-tanda pasar minyak telah terlalu panas.

Seperti dilansir Reuters, tercatat harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) diperdangkan di posisi USD63,53 per barel pada 0144 GMT atau 4 sen di bawah penutupan terakhir. Meski begitu level ini masih mendekati posisi tertinggi sejak Desember 2014 yakni USD63,67 per barel yang dicapai pada hari sebelumnya.

Sementara harga minyak Brent berada di level USD69,14 per barel atau lebih rendah 6 sen dari sesi penutupan sebelumnya. Angka ini juga masih dekat dengan posisi terbaik sebelumnya di USD69,37/barel yang merupakan level tertinggi sejak lonjakan pada Mei 2015 dan sebelum itu di Desember 2014.

Pasar minyak pada umumnya didukung oleh penurunan produksi yang dipimpin oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia yang dimulai pada bulan Januari tahun lalu dan diperkirakan akan berlangsung hingga akhir 2018. Dukungan untuk membuat lonjakan harga datang dari Amerika Serikat, dimana persediaan minyak mentah tercatat turun hampir 5 juta barel dalam sepekan yang sampai 5 Januari menjadi 419,5 juta barel.

Angka tersebut sedikit di bawah rata-rata lima tahun lebih dari 420 juta barel. Produksi A.S. turun 290.000 barel per hari menjadi 9,5 juta barel per hari, kata EIA, yang menyebabkan penghentian output A.S menembus 10 juta bpd.

"Gangguan pasokan dan penurunan persediaan A.S dan global telah mendorong kenaikan harga minyak mentah. Begitulah mood saat ini bahwa berita bullish cenderung mendapat perhatian lebih dari pada sinyal bearish," papar Kepala Strategi Komoditas Saxo Bank Ole Hansen.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
48 menit yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
1 jam yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
1 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
2 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
2 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved