HKTI Minta Perempuan Harus Punya Andil Kembangkan Pertanian

Kamis, 11 Januari 2018 - 13:23 WIB
HKTI Minta Perempuan...
HKTI Minta Perempuan Harus Punya Andil Kembangkan Pertanian
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Perempuan Tani HKTI Dian Novita Susanto menyatakan, perempuan adalah pihak yang ikut berjasa pada proses budidaya pertanian tradisional. Ini ditandai dengan peran aktif perempuan dalam mengembangkan budidaya pertanian melalui keterampilannya.

"Perempuan turut andil mengembangkan pertanian. Di samping peran utama perempuan dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Perempuan merupakan kunci dalam ketahanan pangan dalam sebuah keluarga dimulai dari perencanaan, mengolah pangan, hingga menentukan besar kecilnya anggaran," kata Dian Novita dalam sambutannya usai dilantik sebagai Ketua Umum Perempuan Tani HKTI di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Dian juga menegaskan bahwa saat ini sudah saatnya perempuan mempunyai akses yang sama dalam hal pembangunan pertanian. Menurutnya, perempuan harus ikut berperan dalam pengambilan keputusan, termasuk di sektor pertanian.

“Selain mengurus rumah tangga, perempuan dapat membantu suami dalam mencari nafkah dan mengurus lahan pertanian atau pekarangan untuk menghidupi keluarganya,” kata

Ia menjelaskan, perempuan sebagai sumber daya insani yang cukup besar jumlahnya saat ini merupakan subyek pembangunan yang cukup handal. Oleh karenanya kata dia, perempuan adalah kekuatan potensial bangsa yang hadir dalam jumlah yang tidak hanya besar, tetapi juga berimbang jumlahnya dengan kaum pria.

“Menyikapi hal tersebut peran-peran perempuan yang begitu besar tentunya harus diapresiasi, kondisi ini tentu harus menjadi perhatian publik, sehingga aktivitas dari semua peran perempuan dalam berbagai bidang pembangunan dapat terekspos ke publik dengan maksud menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.

Dian Novita juga menjelaskan bahwa perempuan Tani HKTI lahir dari semangat untuk memberdayakan perempuan dalam bidang pertanian dengan mengedepankan modernisasi pada sektor kegiatan pertanian di dalam setiap programnya.

Dalam kesempatan ini, Dian Novita juga menyampaikan garis besar program-program kerja yang akan dilaksanakannya, yang terdiri dari program jangka pendek, program jangka menengah, dan program jangka Panjang.

“Program jangka pendeka kami, melengkapi seluruh kebutuhan organisasi baik administrasi dan struktur organisasi untuk di tingkat daerah-daerah di seluruh Indonesia. Sedangkan Program Jangka Menengah, Perempuan Tani sedang menjalankan Program Pengolahan Hasil Panen Bawang Merah dan Cabai. Kami bekerja sama dengan Inovator yang bergerak dalam sektor Bio Solutions untuk mengkonsepkan Pola Budidaya Ayam Sehat tanpa mengganggu lingkungan dan pemakaian obat-obatan kimia untuk tercapainya ‘Swasembada Protein ala Perempuan Tani’,” jelasnya.

“Sedangkan untuk program jangka panjang Perempuan HKTI kedepan adalah selain berperan aktif baik ditingkat Daerah, Nasional bahkan Internasional, kami perlu melakukan terobosan-terobosan dalam peningkatan ekonomi masyarakat petani khususnya kaum perempuan di sektor pertanian seperti melakukan Inovasi dengan menciptakan Buah Melon dan Buah Semangka dengan bentuk Kotak guna meningkatkan daya jual sebagai sumber penghasilan petani. Perempuan Tani juga melakukan pelatihan-pelatihan dalam upaya meningkatkan ekonomi, melakukan pendampingan-pendampingan serta bentuk kerja-kerja yang nyata dan langsung dapat dirasakan oleh masyarakat kita.”
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Revitalisasi Organisasi,...
Revitalisasi Organisasi, Langkah HKTI Diharapkan Lebih Akseleratif
Kepemimpinan Moeldoko...
Kepemimpinan Moeldoko di HKTI Dinilai Berikan Banyak Kemajuan
Lewat HKTI, Moeldoko...
Lewat HKTI, Moeldoko Terus Berkontribusi Bantu Kelompok Tani
Temui Mentan, Moeldoko...
Temui Mentan, Moeldoko dan Fadli Zon Laporkan Penyatuan HKTI
Moeldoko dan Fadli Zon...
Moeldoko dan Fadli Zon Akan Akhiri Dualisme di HKTI
Moeldoko Turunkan LBH...
Moeldoko Turunkan LBH HKTI untuk Selesaikan Masalah Pembebasan Tanah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved