Harga Minyak Dunia Naik Akibat Stok Minyak AS Turun

Kamis, 18 Januari 2018 - 08:47 WIB
Harga Minyak Dunia Naik...
Harga Minyak Dunia Naik Akibat Stok Minyak AS Turun
A A A
SINGAPURA - Harga minyak berbalik menguat pada hari ini akibat turunnya persediaan minyak mentah AS, namun harga bertahan di bawah harga tertinggi dalam tiga tahun terakhir, karena pasokan bahan bakar masih cukup dan sebagai kilang skala operasi kembali.

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/1/2018), harga minyak brent berada di level USD69,48 pada pukul 01.03 GMT, naik 10 sen atau 0,1% dari penutupan terakhir mereka. Pada Senin kemarin, harga minyak brent mencapai level tertinggi sejak Desember 2014 di posisi USD70,37 per barel.

Harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) berada di level USD64,15 per barel, naik 18 sen atau 0,3% dari posisi terakhirnya. WTI menandai puncak sejak Desember 2014 sebesar USD64,89 per barel pada Selasa.

Dalam upaya untuk memperketat pasar dan menopang harga, sekelompok produsen minyak utama di Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia mulai menahan produksi pada Januari tahun lalu dan pemotongan tersebut akan berlanjut hingga 2018.

"Harga minyak menguat di tengah stok persediaan minyak mentah yang nyata, karena sebagian mengurangi produksi minyak mentah dari OPEC dan Rusia," kata Fawad Razaqzada, analis pasar di broker Forex.com.

Persediaan minyak mentah AS turun sebesar 5,1 juta barel dalam pekan yang berakhir 12 Januari menjadi 411,5 juta, menurut American Petroleum Institute.

Meski demikian, banyak analis memperingatkan bahwa kenaikan harga minyak baru-baru ini, yang telah mengangkat minyak mentah sekitar 14% sejak awal Desember, mungkin akan kehabisan tenaga.

"Kami memperhitungkan bahwa kenaikan tersebut sekarang terbatas untuk harga minyak. Produsen minyak AS akan meningkatkan produksi dalam beberapa bulan mendatang, produksi minyak serpih AS akan meningkat sebesar 111.000 barel per hari (bpd) bulan depan menjadi 10 juta bpd, dan akan naik menjadi sekitar 11 juta bph pada akhir tahun depan. Hal ini akan membuat AS setara dengan Arab Saudi dan produksi Rusia," terang Razaqzada.

Terlebih lagi, data API menunjukkan bahwa pasar produk bahan bakar yang dipasok dengan baik, yang berarti permintaan minyak mentah lebih rendah. Kilang minyak mentah AS turun sebesar 420.000 bpd dan stok produk olahan naik, menyiratkan pasar yang dipasok dengan baik.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
4 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
28 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
37 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved