Aturan Mata Uang Digital Harus Lebih Diperketat, Bukan Dilarang

Jum'at, 19 Januari 2018 - 15:56 WIB
Aturan Mata Uang Digital...
Aturan Mata Uang Digital Harus Lebih Diperketat, Bukan Dilarang
A A A
NEW YORK - Mantan Ketua Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) Amerika Serikat, Sheila Bair angkat suara terkait larangan bitcoin dan mata uang digital yang mulai marak di beberapa negara. Kepada CNBC, Jumat (19/1/2018), Bair mengatakan bahwa mata uang digital seharusnya dipantau lebih ketat bukan dihentikan. "Mata uang digital harus ditangani oleh regulator bukan untuk dilarang," katanya.

Meski membela mata uang digital, Bair mengatakan dirinya tidak memiliki bitcoin. Bair mengaku bekerja sebagai anggota dewan untuk Paxos, sebuah perusahaan keuangan yang mengembangkan teknologi blockchain untuk mata uang digital.

"Saya pikir untuk mata uang digital diperlukan beberapa peraturan tambahan. Terutama pada undang-undang anti pencucian uang, di mana ada banyak kekhawatiran tentang penggunaan bitcoin atau mata uang digital lainnya," ujar Bair.

Bair yang pernah bertugas di bawah Presiden AS George Walker Bush selama krisis keuangan di tahun 2008, menambahkan bahwa bitcoin dan mata uang digital lainnya bisa mendapatkan keuntungan dari pengawasan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada manipulasi atau kecurangan dan bahwa ada pengungkapan yang jelas sehingga orang dapat membuat keputusan saat berinvestasi. "Jadi melarang aset tersebut akan menjadi sebuah kesalahan," tandasnya.

Menurut dia, Amerika Serikat harus mempertahankan nilai tradisionalnya, dimana sebuah produk diserahkan kepada mekanisme pasar dan pasar yang menentukan nilai atau harganya.

Mata uang digital berfluktuasi dengan cepat pada pekan ini, karena kekhawatiran regulasi dan pengumuman Korea Selatan bahwa pihaknya mempertimbangkan untuk melarang mata uang digital, memicu investor melakukan aksi jual.

Atas aksi jual tersebut, pasar yang tidak dapat diprediksi, membuat bitcoin kehilangan USD200 miliar dari aksi jual. Ini merupakan sepertiga dari kapitalisasi pasar bitcoin, sehingga harga bitcoin menukik tajam, bila pada pertengahan Desember mencapai USD19.500 per koin, pada Selasa (16/1/2018) anjlok di bawah USD10.000 per koin.

Sifat "perjudian" dari mata uang digital, di satu sisi menghasilkan keuntungan skala besar, sisi lain yang mudah menguap membuat mata uang digital menjadi menarik beberapa pengamat pasar.

Namun kata Bair, hal ini disebabkan karena kebanyakan orang berinvestasi pada sesuatu yang tidak mereka mengerti. "Saya khawatir orang-orang masuk ke sini (mata uang digital) karena mereka melihat hasil yang melambung dan kenaikan nilai yang luar biasa tanpa benar-benar memahami apa adanya. Maka itu perlu ada regulasi," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
2022 Terpuruk, Ini Prediksi...
2022 Terpuruk, Ini Prediksi Nilai Bitcoin pada 2023
Waves Token Resmi di...
Waves Token Resmi di Ekosistem Blockchain Global
Mata Uang Digital Makin...
Mata Uang Digital Makin Mengkilap Ikut Pulihkan Ekonomi
Cerita Besar Bitcoin...
Cerita Besar Bitcoin Tahun Ini, Apakah Mencemari Planet?
China Hadirkan Aplikasi...
China Hadirkan Aplikasi iPhone dan Android untuk Cuan Digital
Bitcoin Jatuh Sekali...
Bitcoin Jatuh Sekali Lagi hingga Berada di Bawah USD36.000
Berita Terkini
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
8 menit yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
32 menit yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
1 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
1 jam yang lalu
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
1 jam yang lalu
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
2 jam yang lalu
Infografis
Macron Menilai Rusia...
Macron Menilai Rusia Harus Dikalahkan Bukan Dihancurkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved