Pinjaman Sektor Properti di China 2017 Tumbuh Melambat

Sabtu, 20 Januari 2018 - 17:28 WIB
Pinjaman Sektor Properti...
Pinjaman Sektor Properti di China 2017 Tumbuh Melambat
A A A
BEIJING - Pinjaman ke sektor properti China meningkat pada kecepatan yang lebih lambat pada 2017 di tengah pembatasan pembelian yang sulit. Pada akhir 2017, outstanding pinjaman ke sektor properti mencapai 32,2 triliun yuan (sekitar USD5 triliun), naik 20,9% secara YoY, menurut sebuah laporan dari People's Bank of China.

Seperti dikutip dari Xinhuanet, Sabtu (20/1/2018), pertumbuhan itu 6,1 poin persentase lebih lambat dari ekspansi yang terlihat pada akhir 2016. Pinjaman ke sektor ini meningkat 5,6 triliun yuan pada 2017, 108,7 miliar yuan kurang dari kenaikan yang tercatat pada 2016.

Pinjaman yang beredar untuk pembelian individu mencapai 21,9 triliun yuan pada akhir tahun, naik 22,2% secara YoY, lebih lambat dari pertumbuhan 36,7% pada 2016. Moderasi tersebut terjadi setelah diintensifkan upaya pemerintah tahun lalu untuk mengekang spekulasi pasar perumahan.

Pasar perumahan China mengalami awal yang panas mulai 2017 dengan kenaikan harga di beberapa kota besar, namun berakhir sedikit melambat setelah pemerintah daerah menggulirkan serangkaian tindakan pembatasan yang menggemakan seruan pemerintah pusat bahwa perumahan adalah untuk ditempati, bukan untuk spekulasi.

Sekitar 110 kota dan instansi pemerintah memperkenalkan lebih dari 270 pembatasan untuk menjinakkan pasar perumahan, dengan Beijing menerapkan lebih dari 30 kebijakan, menurut Centaline Property.

Data terakhir dari Biro Statistik Nasional menunjukkan bahwa harga rumah residensial baru turun pada Desember secara tahunan di sembilan kota dari 15 kota besar, yang dianggap sebagai 'pasar terpanas'.

Data Jumat juga menunjukkan bahwa outstanding pinjaman untuk usaha kecil dan mikro mencapai 24,3 triliun yuan pada akhir tahun lalu, menyumbang 33% dari keseluruhan pinjaman usaha.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
15 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved