RUU Pertembakauan Tidak Akan Banyak Atur Kesehatan

Rabu, 24 Januari 2018 - 13:37 WIB
RUU Pertembakauan Tidak...
RUU Pertembakauan Tidak Akan Banyak Atur Kesehatan
A A A
JAKARTA - Anggota Pansus RUU Pertembakauan DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, industri nasional hasil tembakau (IHT) merupakan salah satu sektor strategis nasional. Sumbangsih IHT bagi penerimaan APBN mencapai Rp200 an triliun, namun, pemerintah tidak ada keberpihakan terhadap IHT ini.

Misbakhun mengemukakan, pandangannya saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) Pansus RUU Pertembakauan dengan Dirjen Bea Cukai, kadin, KPPU, dan direktur eksekutif CITA Yustinus Prastowo di ruang pansus B Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (24/1/2018).

"Tadi Kadin bilang bahwa industri tembakau nasional masuk industri strategis. Bahkan Amerika yang menginisiasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) memasukkan industri tembakaunya sebagai industri startegis, bahkan dilindungi. Namun, pemerintah kita tidak memasukkan IHT sebagai industri strategis," tuturnya dalam kesempatan tersebut.

Dia mencatat, sektor hulu dan hilir pertembakauan kita belum adil. Faktanya, di sektor hilir, pemerintah sudah punya aturan tentang cukai sebagai salah satu penerimaan negara. Di sisi lain, sektor hulu seperti lahan perkebunan tembakau justru berkurang setiap tahun.

Karena itu, pada RUU Pertembakauan ini, pemerintah mempunyai peran tersebut. Jangan sampai negara mendapatkan manfaat dari cukai, namun struktur hilir minim perlindungan.

Ramainya opini media yang selalu mengaitkan tembakau dengan isu kesehatan juga menjadi perhatian Misbakhun. Menurutnya, RUU pertembakauan ini tidak banyak mengatur soal kesehatan. Sebaliknya, porsi pengaturan tentang pertanian, perkebunan, dan perlindungan petani tembakau mendapatkan porsi besar.

"RUU Pertembakauan ini tidak ada kaitannya dengan isu kesehatan. Ini murni bicara keberpihakan kepada petani tembakau. Kami ingin keberpihakan kita kelihatan di masyarakat. Sebab, ini masalah yang sangat serius di masyarakat," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Didominasi Perempuan,...
Didominasi Perempuan, Pekerja di Industri Hasil Tembakau Mayoritas Jadi Tulang Punggung Keluarga
Cerita Paino, Kesejahteraan...
Cerita Paino, Kesejahteraan Meningkat hingga Kuliahkan Anak Berkat Bertani Tembakau
Festival Industri Tembakau...
Festival Industri Tembakau Garut 2020 Pacu Pemasaran Produk Hasil Tembakau
Warga Jember Tolak Hari...
Warga Jember Tolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia
Produk HPTL Meningkat,...
Produk HPTL Meningkat, Pemerintah Harus Tingkatkan Kajian Ilmiah
Berperan pada Program...
Berperan pada Program Asta Cita, Pemerintah Diminta Lindungi IHT
Berita Terkini
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
12 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
16 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved