Harga Minyak Dunia Turun Terimbas Penguatan USD

Jum'at, 26 Januari 2018 - 11:05 WIB
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun Terimbas Penguatan USD
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia pada perdagangan hari ini turun, karena dolar Amerika Serikat (USD) menghentikan langkah penurunan alias menguat dan fundamental pasar minyak mentah diperkirakan akan melemah dalam waktu dekat.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (26/1/2018), harga minyak brent berada di level USD70,11 per barel pada pukul 01.03 GMT, turun 31 sen atau 0,4% dari posisi sebelumnya. Harga minyak brent kemarin mencapai level tertinggi sejak Desember 2014 di posisi USD71,28 per barel.

Sementara, harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) berada di level USD65,24 per barel, turun 27 sen atau 0,4% dari posisi sebelumnya. WTI juga menandai kenaikan tertinggi sejak Desember 2014 sehari sebelumnya, di level USD66,66 per barel.

Pelaku pasar mengatakan, harga minyak mendapat beberapa dukungan dari USD yang menguat. Mata uang AS menghentikan pelemahan sebelumnya pada hari Kamis setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia menginginkan dolar yang kuat.

Sebelumnya, pada hari itu greenback telah jatuh saat Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyambut pelemahan USD. Pedagang sering menggeser uang antara USD dan berjangka minyak mentah, tergantung pada pandangan spesifik mereka, karena minyak diperdagangkan dalam USD.

Pergerakan greenback juga dapat memengaruhi permintaan minyak karena, hal itu memengaruhi harga pembelian bahan bakar untuk negara-negara yang menggunakan mata uang lain di dalam negeri.

Di luar pasar mata uang, analis mengatakan bawha prospek jangka pendek untuk minyak sedikit lebih melemah.

"Pasokan tetap tinggi untuk minyak mentah dan kami berharap akan meningkat lebih lanjut. Harapan kami berlabuh pada potensi peningkatan produktivitas rig minyak AS, meningkatkan jumlah nominal rig dalam operasi dan kesempatan kuat bagi produsen non-OPEC lainnya untuk meningkatkan ekspor," kata Georgi Slavov, kepala penelitian Marex Spectron.

Produksi minyak AS merayap semakin mendekati 10 juta barel per hari (bpd), mencapai 9,88 juta bph pada pekan lalu. Produksi minyak telah tumbuh lebih dari 17% sejak pertengahan 2016, dan sekarang setara eksportir utama Arab Saudi.

Hanya Rusia yang menghasilkan lebih banyak, rata-rata 10,98 juta bpd pada 2017. Meningkatnya produksi minyak AS mengancam untuk melemahkan usaha yang dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia untuk menahan persediaan untuk memperketat pasar dan menopang harga.

Pengendalian pasokan ini, ditambah dengan pertumbuhan permintaan yang sehat, telah berkontribusi pada kenaikan harga minyak mendekati 60% sejak pertengahan 2017. Karena, persediaan minyak mentah melimpah di seluruh dunia secara bertahap telah dikurangi.

Meskipun prospek permintaan minyak pada umumnya sehat, Slavov mengatakan bahwa ada angin puyuh jangka pendek karena akhir musim dingin permintaan puncak musim dingin di belahan bumi utara.

Banyak penyuling minyak ditutup setelah musim dingin untuk perawatan. Sehingga, menurunkan pesanan minyak mentah, bahan baku terpenting mereka. "Permintaan mulai melemah karena kapasitas penyulingan dibawa keluar dari pasar," terang Slavov.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
32 menit yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved