Trump Sebut Pasar Saham Akan Turun 50% Kalau Hillary Menang

Sabtu, 27 Januari 2018 - 19:39 WIB
Trump Sebut Pasar Saham...
Trump Sebut Pasar Saham Akan Turun 50% Kalau Hillary Menang
A A A
DAVOS - Semenjak Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat, pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam membaik. Pada kuartal III 2017, pertumbuhan ekonomi AS menjadi 3,2%. Bandingkan dengan pertumbuhan ekonomi AS di masa terakhir periode Barack Obama yakni hanya 1,2%.

Kepada CNBC, Sabtu (27/1/2018), Trump lantas menjelaskan pencapaiannya dibanding Obama dan jika calon Partai Demokrat AS, Hillary Clinton memenangkan Pilpres Amerika. “Pada kuartal keempat 2016 yang merupakan kuartal Obama, tumbuh 1,8%. Pada kuartal satu 2017 itu 1,2% tapi itu masih merupakan kuartal Obama. Pada kuartal dua 2017, kami memiliki 3,1% dan kuartal tiga 2017, kami menjadi 3,2%. Jadi dia (Obama) tidak melakukannya dengan baik. Dan itu adalah pemulihan terburuk, saya mengatakan itu terburuk sejak masa depresi besar,” ujar Trump.

Selain menyoroti pertumbuhan ekonomi, Trump juga membahas pasar saham Amerika Serikat, yang jika Hillary menang akan turun 50%. Dalam wawancara di sela-sela World Economic Forum di Davos, Swiss, Trump mengatakan sejak ia memenangkan pemilihan, pasar saham naik hampir 50%. “Jika Demokrat menang, jika Hillary menang, saya yakin pasar saham akan turun 50%. Tapi pasar saham naik hampir 50% sejak saya menang,” tandasnya.

Pasar saham Amerika Serikat telah mengalami perkembangan historis sejak pemilihan Trump di bulan November 2016. Indeks Dow Jones Industrial Average telah meningkat 44% sejak Trump menang. Nilai tertinggi sepanjang masa. Bahkan indeks Dow Jones baru-baru ini menembus level 26.000 untuk pertama kalinya. Kinerja Trump di masa pertama menjabat presiden disebut terbaik sejak Presiden AS Franklin Delano Roosevelt di era 1940-an.

Beberapa investor mengatakan pasar saham AS jika Hillary menang, kemungkinan tidak akan membukukan kenaikan fantastis seperti di bawah Trump. Dan Trump pun mendapat tantangan baru, yaitu memulihkan perekonomian AS lebih cepat lagi.

Ketika ditanya tentang apakah ekonomi Amerika bisa tumbuh lebih cepat dan naik di atas 3%, Trump berkata dengan optimistis, “saya pikir akan jauh lebih tinggi dari itu.”
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dari Ancaman Resesi...
Dari Ancaman Resesi hingga Polycrisis, WEF Ingatkan Berbagai Risiko Global di 2023
Prabowo di WEF: Diplomasi...
Prabowo di WEF: Diplomasi Ekonomi dan Legitimasi Politik
Dalam Agenda World Economic...
Dalam Agenda World Economic Forum, Menko Airlangga Sampaikan Momen Emas untuk Berinvestasi
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri World Economic Forum 2026 di Swiss Bulan Ini
Peta Dagang Dunia Mulai...
Peta Dagang Dunia Mulai Retak, Eropa Tinggalkan AS Berpaling ke China
Donald Trump Siap Luncurkan...
Donald Trump Siap Luncurkan Kripto World Liberty Financial
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
45 menit yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
1 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
2 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
3 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
3 jam yang lalu
Infografis
NATO Eropa Takut Trump...
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved