Rupiah Dibuka Merosot Usai Gagal Manfaatkan Pelemahan USD

Senin, 29 Januari 2018 - 10:45 WIB
Rupiah Dibuka Merosot...
Rupiah Dibuka Merosot Usai Gagal Manfaatkan Pelemahan USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pagi hari ini, Senin (29/1/2018) dibuka merosot ketika kemarin sempat memperlihatkan tren perbaikan. Kejatuhan rupiah di awal perdagangan setelah gagal memanfaatkan tergelincirnya USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka berada pada level Rp13.327/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah jatuh dibanding posisi perdagangan akhri pekan kemarin di level Rp13.303/USD.

Data Bloomberg, rupiah pada awal perdagangan hari ini berada di level Rp13.315/USD atau menyusut dari penutupan sebelumnya Rp13.306/USD. Pergerakan harian rupiah berada pada kisaran level level Rp13.313-Rp13.333/USD.

Sementara menurut data Yahoo Finance, rupiah mengawali perdagangan dengan penurunan tipis pada level Rp13.306/USD dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.304/USD. Rupiah sendiri bergerak pada level Rp13.304-Rp13.328/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah pagi ini bertengger di level Rp13.323/USD. Poisisi tersebut memperlihatkan rupiah semakin tak berdaya dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.304/USD.

Di sisi lain seperti dilansir dari Reuters, dollar tergelincir mendekati level terendah tiga tahun terhadap beberapa mata uang utama di awal perdagangan hari ini. Mata uang Negeri Paman Sam terlihat masih terus berjuang selama enam pekan beruntun di tengah keraguan tentang komitmen Washington terhadap mata uang yang kuat.

Indeks USD melawan enam mata uang utama berada di level 89,059 atau mengalami penurunan dari 88,429 untuk mendekari level terburuk dalam tiga tahun pada hari Kamis, lalu. Greenback juga kehilangan daya tarik relatifnya bagi investor.

Suku bunga jangka pendek diperkirakan akan meningkat di negara lain karena Bank Sentral Eropa dan banyak lainnya mulai mengurangi kebijakan moneter mereka. Sedangkan terhadap Yen Jepang, USD juga terpeleset menjadi 108,72 atau level terendah sejak pertengahan September, memperpanjang kejatuhannya hingga bulan ini menjadi lebih dari 3%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
8 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
8 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
10 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
10 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
11 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved