IHSG Sesi Siang Berbalik Memerah Iringi Kejatuhan Rupiah
Senin, 29 Januari 2018 - 12:36 WIB
IHSG Sesi Siang Berbalik Memerah Iringi Kejatuhan Rupiah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih sulit bangkit ke zona hijau untuk melanjutkan kejatuhan dari sesi pembukaan. Pelemahan rupiah mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berbalik memerah.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.323/USD atau makin anjlok dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.304/USD. Rupiah awal pekan bergerak di kisaran level Rp13.304-Rp13.328/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini tertahan pada posisi Rp13.317/USD atau lebih rendah dari posisi sebelumnya di level Rp13.306/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.313-Rp13.333/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini bertenggar pada level Rp13.327/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah jatuh dibanding posisi perdagangan sebelumnya Rp13.303/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I memerah usai kehilangan 10,890 poin atau 0,164% menjadi 6.649,728 ketika sesi pagi sempat menguat tipis 0,19% atau 12,37 poin ke level 6.672,99. IHSG kemarin ditutup naik ke level 6.660,62 dengan tambahan 45,29 poin yang setara dengan 0,68%.
Sektor saham dalam negeri siang ini bergerak variatif ketika sektor pertambangan masih meningkat paling besar mencapai 2,25% diikuti pertanian 1,55%. Sementara pelemahan terdalam menimpa infrastruktur sebesar 1,11%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,03 miliar dengan 7,28 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp365,18 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,76 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,40 triliun. Tercatat 227 saham naik, 129 saham turun dan 122 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Paninvest Tbk. (PNIN), PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), dan PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA). Selanjutnya beberapa saham yang tercatat melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.323/USD atau makin anjlok dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.304/USD. Rupiah awal pekan bergerak di kisaran level Rp13.304-Rp13.328/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini tertahan pada posisi Rp13.317/USD atau lebih rendah dari posisi sebelumnya di level Rp13.306/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.313-Rp13.333/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini bertenggar pada level Rp13.327/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah jatuh dibanding posisi perdagangan sebelumnya Rp13.303/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I memerah usai kehilangan 10,890 poin atau 0,164% menjadi 6.649,728 ketika sesi pagi sempat menguat tipis 0,19% atau 12,37 poin ke level 6.672,99. IHSG kemarin ditutup naik ke level 6.660,62 dengan tambahan 45,29 poin yang setara dengan 0,68%.
Sektor saham dalam negeri siang ini bergerak variatif ketika sektor pertambangan masih meningkat paling besar mencapai 2,25% diikuti pertanian 1,55%. Sementara pelemahan terdalam menimpa infrastruktur sebesar 1,11%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,03 miliar dengan 7,28 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp365,18 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,76 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,40 triliun. Tercatat 227 saham naik, 129 saham turun dan 122 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Paninvest Tbk. (PNIN), PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), dan PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA). Selanjutnya beberapa saham yang tercatat melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
(akr)
Lihat Juga :