Antisipasi Tantangan Ekonomi Gobal, Ekonom Bentuk IBER

Senin, 29 Januari 2018 - 14:10 WIB
Antisipasi Tantangan...
Antisipasi Tantangan Ekonomi Gobal, Ekonom Bentuk IBER
A A A
JAKARTA - Berbagai perkembangan global yang kurang menguntungkan pada akhir-akhir ini perlu segera diwaspadai dan diantisipasi agar perekonomian Indonesia bisa terhindar dari dampak negatifnya.

Menghadapi tantangan tersebut sejumlah fakultas ekonomi, lembaga riset dan ekonom membentuk wadah (platform) untuk riset independen dalam rangka memberi dukungan terhadap otoritas kebijakan dan pelaku ekonomi dalam menghadapi semakin tingginya risiko perekonomian Indonesia dalam menghadapi situasi global ke depan.

Wadah yang diberi nama Indonesia Bureau of Economic Research (IBER) ini akan menjadi wadah untuk jaringan ekonom yang melakukan berbagai riset dan kajian strategis untuk mendukung kebijakan publik Indonesia ke depan yang kian penuh tantangan.

Anggota Dewan IBER Mari Pangestu mengatakan, perkembangan ekonomi global yang stabil selama ini telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian dunia dan perekonomian negara sedang berkembang seperti Indonesia.

"Sebagian besar kemakmuran yang dicapai Indonesia hari ini tidak terlepas dari tatanan global yang stabil, terbuka yang berbasis kebijakan dan aturan main yang memberikan kepastian. Sekarang, kepastian itu semakin berkurang dibandingkan sebelumnya dan perlu direspons dengan memperkuat kerja sama regional dan juga diperlukan kebijakan yang terarah untuk mengatasi masalah ketimpangan yang telah terjadi," kata Mari dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/1/2018).

Di dukung oleh 13 perguruan tinggi dan institusi terpandang, IBER merupakan perwakilan jaringan para ekonom untuk membangun platform baru yang inovatif dalam analisis kebijakan publik.

"Wadah ini dimulai oleh 13 Fakultas Ekonomi di berbagai universitas dan lembaga penelitian, namun ditujukan untuk menjadi jaringan yang lebih luas untuk para ekonom, termasuk ekonom muda, yang berkeinginan melakukan riset yang independen, bermutu dan relevan untuk kebijakan ekonomi," imbuh Dekan FEB UI Ari Kuncoro.

IBER juga akan bermitra dengan pemerintah antara lain Kementerian Keuangan, Bappenas, Kementerian Perdagangan dan BPS.

Ekonom dari Brookings Institution Adam Triggs mengungkapkan, sistem keuangan di negara Asia saat ini memang jauh lebih tangguh dibandingkan era 1990-an. Namun, lanjut dia, harga asetnya tinggi, sebaran risiko yang mengecil, sektor keuangan yang ketat serta perubahan kebijakan moneter, akan menguji ketangguhan tersebut.

Triggs mengingatkan, negara Asia mungkin akan membutuhkan dukungan eksternal untuk pendanaan dan jaringan pengaman, seperti dukungan saat menghadapi krisis keuangan beberapa tahun lalu. Dalam kaitan ini, menurut dia, reformasi di lembaga IMF dan penguatan kerja sama regional akan menjadi sangat penting.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Kreatif Penggerak...
Ekonomi Kreatif Penggerak Ekonomi Nasional
Kredibilitas Ekonomi...
Kredibilitas Ekonomi Nasional
Airlangga Pastikan Pemerintah...
Airlangga Pastikan Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Harmonisasi Kebijakan...
Harmonisasi Kebijakan Ekonomi Nasional
Monev Pemulihan Ekonomi...
Monev Pemulihan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved