Panen Raya di Banyuasin, KSP Siap Kaji Kembali Impor Beras

Rabu, 31 Januari 2018 - 08:54 WIB
Panen Raya di Banyuasin,...
Panen Raya di Banyuasin, KSP Siap Kaji Kembali Impor Beras
A A A
JAKARTA - Rencana impor beras yang diusung pemerintah siap untuk dikaji kembali ketika beberapa daerah di Indonesia telah memasuki musim panen raya. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menerangkan, stok beras nasional surplus akan menjadi bahan masukan ke Presiden Joko Widodo agar tidak jadi mengimpor beras.

“Sesuai data yang ada sekarang, Indonesia sedang surplus, sehingga ini harus menjadi pertimbangan Pak Presiden untuk dilanjutkan atau tidak persoalan impor ini,” kata Moeldoko saat mengikuti acara panen raya di Banyuasin, Sumatera Selatan bersama Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Ketua MPR Zulkifli Hasan

Mantan Panglima TNI ini juga enggan masalah impor disebut sebagai pemicu turunnya harga padi dari petani. Menurutnya penurunan harga disebabkan dimulainya musim panen raya. “Nanti pandangan orang, ‘oh ini gara impor harga padi turun,’ jangan sampai presiden jadi korban dari sebuah situasi, ini nanti yang akan disampaikan ke Pak Presiden,” tegas dia.

Ketika ditanya apakah dengan surplus itu pemerintah akan membatalkan impor, Moeldoko masih belum bisa memastikannya. “Mungkin ditunda atau bagaimana caranya nanti,” tandas dia.

Sementara, Ketua DPR Bamsoet menjelaskan, angka produksi padi nasional pada 2017 mencapai 81.382.451 ton. Angka itu disebutnya naik 2,56% dibanding produksi 2016 sebesar 79.354.767 ton. "Hal ini tentu sangat menggembirakan kita semua. Indonesia memiliki lahan pertanian dan produksi padi yang besar," terangnya.

Lebih lanjut Bamsoet meminta Komisi IV dan Komisi VI mengkaji kebijakan impor beras, khususnya dari Vietnam. Menurutnya, harus segera dicarikan solusi agar jangan sampai ada impor di tengah panen raya.

"Tugas kita bersama pemerintahan Jokowi-JK adalah menjaga agar harga gabah petani tidak jatuh jauh di bawah Rp 5.000 per kg dan harga beras sebagai bahan pokok utama tidak jauh di atas Rp 8.000 per kg agar terjangkau oleh masyarakat menengah-bawah," terangnya.

Sementara itu, Zulkifli Hasan dalam panen raya itu kembali menegaskan sikapnya menolak rencana impor beras. Menurut dia, yang harus dilakukan justru memuliakan dan menyejahterakan petani dengan membeli dan konsumsi beras dalam negeri.

Dia mengingatkan jangan sampai sekarang petani panen raya tapi beras impor justru membanjiri pasar. Meski demikian, Ketua Umum PAN ini mendukung upaya terus-menerus yang dilakukan Presiden Joko Widodo dan jajarannya dalam upaya menyejahterakan petani.

Namun dia bulat dalam hal menolak impor beras. Karena itu, Zulkifli akan menyampaikan langsung kepada Jokowi agar jangan melaksanakan impor beras. "Kami semua dukung Presiden agar sukses. Kalau impor beras, harga murah, rakyat sengsara. Kasihan, Pak Presiden, Saya yakin beliau tak ingin petani sengsara. Kalau perlu, malah sebaliknya, kita ekspor beras. Saya yakin kualitas beras dalam negeri jauh lebih baik," pungkas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Persoalan Cadangan Beras...
Persoalan Cadangan Beras Indonesia Selalu Berulang Setiap Tahun
Perkuat CBP, Pemerintah...
Perkuat CBP, Pemerintah Impor 24.000 Ton Beras
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Sepanjang Tahun Ini...
Sepanjang Tahun Ini Indonesia Sudah Impor 1,59 Juta Ton Beras
Bapanas Kampanye Stop...
Bapanas Kampanye Stop Boros Pangan di Tengah Polemik Demmurage Beras Impor
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
2 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
2 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
2 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
3 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
3 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved