Percepatan Panen Raya di Lingga Didukung Kementan dan KSP

Kamis, 01 Februari 2018 - 08:55 WIB
Percepatan Panen Raya...
Percepatan Panen Raya di Lingga Didukung Kementan dan KSP
A A A
LINGGA - Gerakan percepatan panen raya dan tanam serentak padi dan jagung di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mendapatkan dukungan dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Moeldoko dan Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman. Keduanya dijadwalkan hadir saat panen raya di Lingga, pada 15 Februari 2018, mendatang

"Insya Allah, pak KSP dan Mentan dijadwalkan hadir. Mudah-mudahan waktunya tidak berbenturan dengan kegiatan kenegaraan yang sangat mendesak," ungkap Bupati Lingga, Alias Wello dalam keterangan resmi, Kamis (1/2/2018).

Menurut Wello, gerakan percepatan panen dan tanam serentak padi dan jagung di atas lahan seluas 1.800 Ha itu, bakal melibatkan ribuan orang dari kelompok tani, TNI/Polri, ASN, OKP, Ormas dan Pelajar/mahasiswa. Mereka diagendakan melakukan penanaman serentak di tujuh lokasi sawah yang tersebar di Pulau Singkep dan Lingga.

"Alhamdulillah, STPP Malang sudah konfirmasi mengirim mahasiswa PKL sebanyak 200 orang dan dosen pembimbing sebanyak 52 orang, STPP Bogor dan Medan masing-masing mengirim mahasiswa sebanyak 25 orang. Kemudian, mahasiswa D1 IPB Sub Kampus Lingga sebanyak 105 orang," kata Wello.

Mantan Ketua DPRD Lingga yang akrab disapa Awe ini, berharap gerakan percepatan panen dan tanam serentak yang digagasnya itu, mampu memberi energi baru bagi kebangkitan sektor pertanian. Khususnya di bumi Bunda Tanah Melayu menuju Lumbung Pangan Berorientasi Ekspor (LPBE) di wilayah perbatasan.

"Ini adalah momentum untuk membuktikan bahwa Lingga yang selama ini dikenal sebagai daerah kepulauan dengan kultur masyarakatnya sebagai nelayan, mampu bangkit dan menjadi daerah penyangga kebutuhan pangan di wilayah perbatasan. Jadi, kita tidak lagi bergantung pada pasokan pangan impor," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Lingga memiliki 604 pulau besar dan kecil dengan jumlah penduduk sekitar 102 ribu jiwa. Sebagian besar wilayahnya atau sekitar 95 persen adalah lautan. Mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan.

Sejak masa kejayaan Kerajaan Riau Lingga - Johor - Pahang pada abad ke-18, sektor pertanian, khususnya budidaya padi dianggap mitos di Lingga. Namun, di era kepemimpinan Bupati Lingga, Alias Wello yang dilantik 17 Februari 2016 lalu, sektor pertanian menjadi program unggulan daerah.

KSP Moeldoko melihat, di awal pemerintahan Alias Wello sebagai Bupati Lingga, pihaknya membuat kebijakan “asing” bagi masyarakat Lingga yakni dengan mecetak sawah.

Sawah yang tidak familier bagi masyarakat, karena selama ini mata pencarian masyarakat lebih dominan di sektor perikanan dan perkebunan. Tak tanggung-tanggung, Bupati memulainya dengan biaya pribadi, walaupun ditengah jalan “pilot proyek sawahnya” mengalami kendala kelangkaan pupuk sehingga beberapa hektar harus difusokan untuk mendapatkan hasil yang baik.

"Saya melihat, di tengah tengah defisit yang tengah melanda secara nasional (termasuk Kabupaten Lingga), seorang Alias Wello yang menjabat sebagai Bupati Lingga berfikir bagaimana membangun Lingga tanpa menggunakan APBD yang lagi defisit?" kata Moeldoko.

Sektor yang bisa didukung untuk memakai dana pusat adalah di sektor pertanian karena pemerintah sedang berusaha untuk swasembada pangan. Dan pilihan beras sebagai “alat tawar” sementara ini telah menunjukan “keberhasilan diplomasi” seorang Alias Wello dengan kedatangan Menteri Pertanian ke Kabupaten Lingga untuk menyaksikan langsung lahan persawahan yang sudah panen perdana (walaupun hanya sebagai panen sawah percontohan).

Dengan akan diceraknya sawah baru seluas 2000 hektar pada tahun ini dan 2000 hektar pada tahun mendatang, Kabupaten Lingga berhasil membangun di sektor pertanian (sawah) dengan menggunakan dana dari langsung Kementerian Pertanian (tidak dengan dana APBD).

Langkah awal seorang Alias Wello saat ini bisa dikatakan berhasil “mencuri” perhatian dari banyak kalangan pemerintahan, mulai dari Kabupaten / Kota, Provinsi Kepri, hingga Pemerintah Pusat sehingga masuk dalam rencana pembangunan nasional di sektor pertanian.

Atas karyanya, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menganugerahkan HKTI Award 2017 kepada Bupati Lingga, Alias Wello. "Semoga para pemimpin daerah yang ada di perbatasan Indonesia sama pedulinya dengan sektor pertanian seperti Pak Wello. Karena kekuatan pangan di perbatasan termasuk upaya ketahanan NKRI juga," pungkas Moeldoko.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
3 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
13 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
50 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved