Empat Rekomendasi PKS ke Menteri Susi Soal Nelayan dan Laut

Kamis, 01 Februari 2018 - 20:07 WIB
Empat Rekomendasi PKS...
Empat Rekomendasi PKS ke Menteri Susi Soal Nelayan dan Laut
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR memberikan empat rekomendasi kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk menyelamatkan nelayan dan laut Indonesia. Empat rekomendasi ini disampaikan dalam diskusi publik bertajuk Selamatkan Nelayan, Lindungi Laut Indonesia, hari ini.

Pertama, pemerintah diminta lebih cermat dalam mengeluarkan kebijakan yang berdampak luas bagi masyarakat, khususnya terkait persoalan pelarangan alat tangkap, sehingga tidak merugikan nelayan dan keluarganya. Sebab, Fraksi PKS menilai belum ada skema kebijakan pemerintah yang dapat menjadi win-win solution atas persoalan alat tangkap cantrang itu.

Padahal, persoalan itu sudah terjadi lebih dari tiga tahun. "Fraksi PKS menegaskan sikapnya tetap bersama rakyat, membela dan melindungi nelayan Indonesia," ujar Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Kedua, pemerintah diminta memperbaiki kinerjanya dalam pengelolaan APBN mulai dari perencanaan, penganggaran hingga implementasinya. "Dan mesti fokus untuk mencapai target RPJMN dan peningkatan kesejahteraan nelayan," jelasnya.

Ketiga, pemerintah diminta mendahulukan kepentingan produsen garam sebagai pihak yang akan dirugikan dalam kebijakan impor garam. Keempat, pemerintah diminta meningkatkan investasi sektor kelautan dan perikanan, pengurangan kemiskinan nelayan dan masyarakat pesisir.

"Serta mengimplementasikan swasembada garam dan produk perikanan kebutuhan rakyat," ujarnya.

Dia menambahkan, salah satu garis perjuangan Fraksi PKS di Parlemen adalah terdepan dalam memperjuangkan isu-isu kerakyatan. Dalam hal ini, keberpihakan terhadap nelayan dan petani garam. Adapun Susi Pudjiastuti dalam diskusi tersebut diwakilkan oleh dua Dirjennya, Nilanto Perbowo dan Zulficar Mochtar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
17 menit yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
50 menit yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
12 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
12 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved