BBI Anambas Optimistis Budi Daya Kerapu Akan Semakin Berkembang

Senin, 05 Februari 2018 - 19:34 WIB
BBI Anambas Optimistis...
BBI Anambas Optimistis Budi Daya Kerapu Akan Semakin Berkembang
A A A
JAKARTA - Melalui program tanggung jawab sosialnya, Medco E&P Natuna Ltd. sukses mendorong perkembangan Balai Budi Daya Ikan (BBI) Anambas. Sejak 2013, BBI Anambas tercatat telah berhasil membudidayakan 101.929 ekor ikan kerapu.

Sukses tersebut dimulai pada akhir 2007, saat Medco E&P Natuna Ltd bersama tim pendamping budi daya ikan kerapu mulai memperkenalkan bagaimana membudidayakan ikan kerapu yang saat itu benihnya masih diperoleh dengan cara ditangkap dari laut dalam.

Program tersebut direspons positif nelayan, termasuk Azianto yang bersama 49 orang lainnya bersama-sama mempelajari teknik budi daya dan mendirikan wadah kelompok budi daya ikan "Teladan".

Walau awalnya banyak yang pesimistis program ini akan berdampak besar, setelah dijalankan dengan benar, budi daya ikan kerapu menjadi jawaban akan potensi sumber pendapatan keluarga yang dapat diandalkan.

Memasuki tahun ke-10, kini keramba jaring apung (KJA) yang dikelola kelompok Teladan menjadi percontohan dan menjadikan KJA sebagai Balai Budi Daya Ikan (BBI) Anambas yang dikelola secara profesional oleh masyarakat.

Penamaan BBI merupakan penyematan yang diperoleh dari Balai Budi Daya Laut (BBL) Batam, lembaga pemerintah yang fokus pada budi daya berbagai ikan air asin di Batam. Saat ini, kerja sama
telah terjalin antara BBL Batam dan BBI Anambas dalam wujud pengiriman tenaga ahli sebagai pendamping budi daya.

Azianto yang kini merupakan salah satu pengelola BBI Anambas sangat percaya dengan kerja keras, fokus, serta semangat pantang menyerah, dia akan terus mengembangkan sayap produksi BBI Anambas ke semua wilayah di Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Lautan Anambas kaya akan beragam hasil tangkapan laut," ungkap Azianto dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (5/2/2018).

BBI Anambas, yang dalam proses berkembangnya saat ini didampingi program tanggung jawab sosial Medco E&P Natuna Ltd., sejak 2013 hingga saat ini telah berhasil membudidayakan 101.929 ekor ikan kerapu dengan total transaksi lebih dari Rp2,6 miliar.

Sebaran benih ikan itu berhasil menjangkau 178 nelayan. Berbagai jenis benih ikan kerapu disiapkan di BBI, seperti kerapu macan, kerapu cantang, kerapu cantik, kerapu bebek, kerapu batik, juga kerapu kertang.

Sejak tahun lalu, untuk merespons tingginya kebutuhan pasar benih ikan, dengan bantuan Medco E&P Natuna Ltd. Azianto dan tim BBI Anambas fokus mengembangkan balai benih darat yang akan berfungsi sebagai pemijahan telur ikan kerapu. Pengembangan balai benih darat ini diharapkan dapat menurunkan harga benih yang saat ini Rp2.500 per cm menjadi Rp1.500 per cm.

Penurunan harga ini akan berdampak pada peningkatan daya beli nelayan terhadap benih serta meningkatkan kembali semangat para nelayan untuk terus mengembangkan budi daya ikan kerapu.

Dari sisi pendidikan, keberhasilan pengembangan balai benih dapat memberikan kesempatan bagi para siswa SMK Perikanan Anambas untuk kerja praktik atau magang tanpa harus ke luar Kabupaten Kepulauan Anambas.

Melihat potensi pasar yang sangat menjanjikan, tim BBI Anambas menargetkan mampu menguasai pasar benih ikan kerapu. "BBI Anambas berharap di tahun 2025 dapat menguasai pasar benih ikan kerapu di wilayah Indonesia bagian barat," ucap Azianto.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi atau Tidak,...
Pandemi atau Tidak, Medco E&P Tumbuh dan Berkembang Bersama Masyarakat
Akademi Burung Dara,...
Akademi Burung Dara, Fasilitas Baru PT Suprama untuk Edukasi Olahan Mi
DDPI Group Raih Sejumlah...
DDPI Group Raih Sejumlah Penghargaan di TOP CSR Awards 2026
Medco E&P Terus Berinovasi...
Medco E&P Terus Berinovasi Penuhi Kebutuhan Energi Terjangkau dan Berkelanjutan
Nicke Widyawati Menjadi...
Nicke Widyawati Menjadi Bintang CSR di Indonesia Best Social Responsibility Awards 2023
Direstui Pemerintah,...
Direstui Pemerintah, Blok Corridor Resmi Gunakan Cost Recovery
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved