Makin Tertekan, Rupiah Dibuka Ambles Dekati Rp13.600/USD

Selasa, 06 Februari 2018 - 10:26 WIB
Makin Tertekan, Rupiah...
Makin Tertekan, Rupiah Dibuka Ambles Dekati Rp13.600/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka melemah semakin parah hingga menembus level Rp13.500/USD. Kondisi pelemahan ini di tengah masih menguatnya USD terhadap beberapa mata uang lainnya.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.578/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah semakin tidak berdaya alias memburuk dibandingkan posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.498/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.570/USD atau jauh memburuk dari posisi perdagangan kemarin Rp13.520/USD. Sementara, pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp13.595/USD dengan kisaran harian Rp13.560-Rp13.621/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di awal perdagangan pada pukul 10.01 WIB ke posisi Rp13.448/USD atau membaik dari penutupan sebelumnya Rp13.520/USD. Namun, pada pukul 10.01 WIB memburuk dengan bergerak ke level Rp13.587/USD dengan kisaran level Rp13.518-Rp13.595/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, USD berdiri tinggi karena pada ekuitas global melemah membuat investor cemas untuk mencari perlindungan dalam keamanan dan yang menjadi relatif yaitu greenback, dengan mata uang lainnya seperti euro bertahan.

Euro terhadap USD stabil di level 1,2371 setelah turun 0,7% semalam untuk menarik lebih jauh dari level tertinggi dalam tiga tahun di posisi 1,2538 yang ditetapkan pada akhir Januari.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama berada di level 89.628. Ini naik ke level tertinggi dalam 11 hari di posisi 89.699 pada sesi sebelumnya, saat indeks naik 0,5%.

Greenback akhir-akhir ini memangberada di bawah ketika indeks USD jatuh dalam tiga tahun di level 88,438, akibat berbagai faktor termasuk kekhawatiran tentang proteksionisme perdagangan AS dan persepsi tentang penyempitan keuntungan.

Dolar AS juga cenderung mendapatkan keuntungan dari status safe haven yang dirasakan pada saat terjadi pelelangan pasar. Dow Jones, yang naik ke rekor tertinggi akhir Januari, turun 2,5% pada Jumat dan kemarin anjlok 4,6%.

Penurunan tajam terjadi di tengah kekhawatiran tentang inflasi yang lebih tinggi, sehingga imbal hasil obligasi AS, melonjak ke posisi tertinggi dalam empat tahun.

Poundsterling terhadap USD menyentuh level terendah dalam dua pekan di posisi 1,3937 setelah semalam turun lebih dari 1%. Poundsterling mencapai level tertinggi dalam 1,5 tahun di posisi 1.4346 pada akhir bulan lalu.

Dolar Australia terhadap USD sedikit berubah pada posisi 0,7880 menyusul pelemahan 0,5% pada hari ini. Aussie naik ke posisi di atas level tertinggi 2,5 tahun di level 0.8136 pada 26 Januari.

USD menguat terhadap sebagian besar mitranya dengan pengecualian yen, yang merupakan taruhan safe-haven abadi selama masa risk aversion. USD terhadap yen stabil di level 109.130 setelah semalam turun 1%, menyeret turun karena imbal hasil AS Treasury turun dari level tertinggi empat tahun pada Senin setelah aksi jual cepat di pasar ekuitas memicu permintaan untuk utang berisiko rendah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved