Produksi Minyak PHE Sepanjang 2017 Lampaui Proyeksi

Selasa, 13 Februari 2018 - 16:33 WIB
Produksi Minyak PHE...
Produksi Minyak PHE Sepanjang 2017 Lampaui Proyeksi
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sepanjang tahun 2017 berhasil memproduksi minyak sebanyak 69.300 barel per hari (bph), lebih tinggi dari proyeksi yang ditetapkan sebesar 64.500 bph. Capaian produksi tersebut juga lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 62.588 bph.

Namun, untuk produksi gas, anak usaha PT Pertamina (Persero) di sektor hulu minyak dan gas bumi tersebut mencatatkan produksi sebesar 723,5 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau lebih rendah dari target sebesar 768,5 MMSCFD. Meski demikian, capaian itu masih lebih tinggi dibandingkan produksi gas di 2016 sebesar 722 MMSCFD.

"Untuk gas, memang ada beberapa lapangan yang serapannya tidak optimal. Hal itu berpengaruh pada produksi," jelas Presiden Direktur PT Pertamina Hulu Energi R Gunung Sardjono Hadi di acara diskusi bersama media di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Secara umum, kata Gunung, produksi perusahaan dalam lima tahun terakhir terus menunjukkan tren peningkatan. Tahun ini, PHE memproyeksikan kenaikan produksi minyak menjadi sebesar 70.407 bph dan gas menjadi 771,07 MMSCFD. "Tahun ini kita akan lebih fokus ke minyak," imbuhnya.

Mengenai kinerja finansial, Gunung mengatakan bahwa positifnya kinerja produksi mendorong pendapatan dan perolehan laba perusahaan. Tercatat, pendapatan usaha PHE sepanjang 2017 mencapai USD1,99 miliar, di atas target dalam RKAP hasil revisi tahun 2017 sebesar USD1,89 miliar. Realisasi pendapatan tahun 2017 juga lebih tinggi ketimbang realisasi tahun 2016 yang sebesar USD1,53 miliar.

Naiknya pendapatan mendorong perolehan laba bersih sepanjang tahun 2017 menjadi sebesar USD259,88 juta, naik 36% jika dibandingkan laba tahun 2016 yang sebesar USD191 juta. "Itu berkat kerja keras untuk meningkatkan produksi dan juga cost efficiency yang kita lakukan," tuturnya.

Sementara, untuk tahun 2018, PHE memproyeksikan pendapatan usaha sebesar USD1,97 miliar. Adapun laba bersih tahun ini diproyeksikan sebesar USD211,2 juta.

Gunung menambahkan, pihaknya tetap agresif dalam upaya meningkatkan cadangan maupun produksi. Dia menjelaskan, anggaran biaya operasi (ABO) dan anggaran biaya investasi (ABI) perseroan tahun lalu juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2017, tercatat ABO PHE mencapai USD858,29 juta, naik dibandingkan 2016 sebesar USD649,58 juta.

Adapun ABI tahun 2017 tercatat sebesar USD488,11 juta, lebih tinggi dibandingkan ABI 2016 yang mencapai USD300,31 juta. Sedangkan tahun ini, untuk ABO, PHE memproyeksikan sebesar USD1,07 miliar dan ABI sebesar USD53,54 juta.

Menurut Direktur Pengembangan PHE Afif Saifudin, pada intinya perusahaan terus berupaya memaksimalkan nilai aset yang dimilikinya. PHE saat ini memiliki 57 anak usaha dan mengelola 53 blok migas. Saat ini, dua anak usahanya, PHE ONWJ (Offshore North West Java) dan PHE WMO (West Madura Offshore), tercatat sebagai kontributor terbesar bagi produksi perusahaan.

Direktur Eksplorasi PHE Abdul Mutalib Masdar menambahkan, tantangan yang dihadapi perusahaan ke depan tidak mudah, mengingat banyak lapangan yang dimiliki sudah tua. "Solusinya adalah mengintensifkan eksplorasi untuk menambah cadangan, tentunya tetap selektif," ujarnya .
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Produksi Migas Pertamina...
Produksi Migas Pertamina Hulu Energi Naik 8% di Semester I-2023
Pertamina Hulu Energi...
Pertamina Hulu Energi Beberkan Tantangan Tingkatkan Lifting Migas
Mengupas 3 Strategi...
Mengupas 3 Strategi Pertamina Hulu Energi dalam Meningkatkan Produksi Migas
Capai Target 100%, Berikut...
Capai Target 100%, Berikut Rincian Produksi Minyak dan Gas Subholding Upstream Pertamina
Pertamina Hulu Energi...
Pertamina Hulu Energi Targetkan Produksi Migas Tumbuh 9% di 2022
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
7 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved