USD Anjlok, Harga Minyak Dunia Perpanjang Kenaikan

Kamis, 15 Februari 2018 - 11:30 WIB
USD Anjlok, Harga Minyak...
USD Anjlok, Harga Minyak Dunia Perpanjang Kenaikan
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia pada perdagangan hari ini memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya, didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) dan oleh komentar dari Arab Saudi bahwa mereka lebih suka melihat pasar yang tidak memenuhi syarat daripada mengakhiri kesepakatan dengan OPEC dan Rusia untuk menahan produksi.

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (15/2/2018), harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) berada di level USD61,02 per barel pada pukul 01.47 GMT, naik 42 sen, atau 0,7% dari penyelesaian terakhir mereka, menambah kenaikan 2,4% di sesi sebelumnya.

Sementara, harga minyak mentah brent berada di level USD64,64 per barel, naik 28 sen atau 0,4%, memperpanjang kenaikan kemarin sebesar 2,6%.

Kenaikan harga minyak didukung oleh melemahnya USD terhadap mata uang utama lainnya, yang selanjutnya didukung oleh kenaikan pasar saham. Pelemahan greenback berpotensi mendukung konsumsi komoditas berdenominasi USD karena membuat bahan bakar dan bahan baku lebih murah untuk negara-negara yang menggunakan mata uang lainnya.

"Di pasar komoditas, semua orang menyukai USD yang lebih rendah," kata Greg McKenna, kepala strategi pasar pada pialang berjangka AxiTrader.

Secara fundamental, pasar minyak mendapat dorongan dari komentar Arab Saudi, pemimpin de facto Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), yang menyuarakan dukungan untuk pengurangan produksi yang didukung oleh OPEC dan produsen lainnya termasuk Rusia sejak 2017 dalam upaya untuk mengencangkan pasar dan menopang harga.

"Jika kita harus berbuat salah dalam menyeimbangkan pasar sedikit, jadilah begitu. Saya pikir kita akan bertahan dengan kebijakan kita (menahan produksi) sepanjang 2018," kata Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih.

Stephen Innes, kepala perdagangan untuk Asia/Pasifik di pialang berjangka OANDA di Singapura mengatakan, sinyal Saudi cukup meyakinkan, menunjukkan OPEC dan mitra mereka berkomitmen untuk mempertahankan harga minyak.

Mengancam untuk melemahkan upaya yang dipimpin OPEC untuk memperketat pasar adalah produksi yang melonjak di Amerika Serikat, yang tidak berpartisipasi dalam pakta tersebut untuk dipotong.

Produksi minyak mentah AS naik ke rekor baru sebesar 10,27 juta barel per hari (bpd), lebih tinggi dari eksportir utama Arab Saudi yang berada di pompa dan berada dalam jangkauan produsen utama Rusia.

dministrasi Informasi Energi mengatakan, akibatnya, persediaan minyak mentah AS naik sebesar 1,8 juta barel sampai 9 Februari menjadi 422,1 juta barel.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
9 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved