WOM Finance Bukukan Laba Bersih Rp181 Miliar

Selasa, 20 Februari 2018 - 10:53 WIB
WOM Finance Bukukan...
WOM Finance Bukukan Laba Bersih Rp181 Miliar
A A A
JAKARTA - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) sepanjang tahun lalu berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp181 miliar atau meningkat tiga kali lipat dari Rp60 miliar pada 2016.

Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar mengatakan, peningkatan kinerja ini disebabkan oleh inisiatif-inisiatif perbaikan yang dilakukan perseroan pada 2017, di antaranya peningkatan kontribusi dari pembiayaan multiguna jasa (MotorKu dan MobilKu), kontribusi dari motor baru khususnya merek Honda dan Kawasaki.

Selain itu, WOM Finance juga melakukan perbaikan strategi collection dan penerapan grading untuk memberikan kualitas pembiayaan yang semakin baik.

"Untuk ke depannya, WOM Finance telah membuat strategi-strategi bisnis dengan memperluas jaringan kantor yang terfokus pada beberapa pulau yakni pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan," kata Djaja dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Dari segi pembiayaan, sampai akhir Desember 2017 WOM Finance telah menyalurkan 465 ribu unit pembiayaan. Penyaluran pembiayaan perseroan masih didominasi produk kendaraan sepeda motor baru sebanyak 241 ribu unit atau tumbuh 3%, kemudian disusul pembiayaan multiguna jasa MotorKu dan MobilKu sebesar 192 ribu unit atau naik 31%.

Dengan demikian, piutang pembiayaan yang dikelola perseroan naik 8% dari Rp7,6 triliun pada periode tahun lalu menjadi Rp8,1 triliun pada akhir Desember 2017.

Sumber dana perseroan mencapai Rp6,3 triliun dengan pinjaman bank sebesar Rp3,2 triliun dan pinjaman obligasi sebesar Rp3,1 triliun, jumlah tersebut meningkat sebesar 18% dibanding periode sama tahun lalu sejumlah Rp5,3 triliun.

Menurutnya, hal ini mencerminkan bahwa tingkat kepercayaan stakeholder terhadap eksistensi dari WOM Finance dalam memberikan pelayanan terbaik terus meningkat dari waktu ke waktu. Sementara itu, gearing ratio terjaga pada tingkat 5,7 kali.

Perusahaan juga berencana untuk menerbitkan Obigasi Berkelanjutan WOM Finance II Tahap IV di kuartal I/2018 untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan. Total ekuitas perseroan mengalami pertumbuhan 21% dari sebesar Rp815 miliar menjadi Rp989 miliar.

Return of Equity (ROE) perusahaan tumbuh menjadi 20% dari 8% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara, Return of Asset (ROA) naik menjadi 3% dari 1% dibanding 2016.

"Strategi kami memperkuat fundamental dan infrastruktur IT melalui pembaharuan IT Core System untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan dan meningkatkan pembiayaan dengan melakukan kerja sama dengan mitra strategis dan channel-channel digital," tutur dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mau Ekspansi ke Pelosok,...
Mau Ekspansi ke Pelosok, WOM Finance Rilis Obligasi Rp500 Miliar
WOM Finance Sebar BSL...
WOM Finance Sebar BSL ke-84 Cabang di Seluruh Indonesia
Sukses Terapkan Strategi...
Sukses Terapkan Strategi di Masa Pandemi, Laba Bersih WOM Naik 34 Persen
Buka Kantor Cabang di...
Buka Kantor Cabang di Maros, PT WOM Target Capai Pemasukan Rp2 M Perbulan
Ramadhan 1441 H, WOM...
Ramadhan 1441 H, WOM Finance Bagikan Alquran
Salurkan CSR di Bulukumba,...
Salurkan CSR di Bulukumba, WOM Finance Bantu Renovasi Tempat Wudhu
Berita Terkini
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
18 menit yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
1 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
1 jam yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
2 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
3 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
Infografis
Apple Kehilangan USD300...
Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved