IHSG Ditutup Ambruk Iringi Pergerakan Variatif Bursa Asia

Selasa, 13 Maret 2018 - 16:45 WIB
IHSG Ditutup Ambruk...
IHSG Ditutup Ambruk Iringi Pergerakan Variatif Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa (13/3/2018) berakhir makin terperosok ke zona merah untuk melengkapi kejatuhan sepanjang hari ini. Bursa saham Tanah Air ditutup melemah ke level 6.412,85 setelah menyusut 87,84 poin atau 1,35%.

IHSG pada perdagangan sesi I siang tadi tercatat masih tertekan usai kehilangan 49,03 poin atau 0,75% menjadi 6.451,66 setelah tadi pagi terpuruk ke level 6.498,26 dengan penurunan 2,43 poin yang setara dengan 0,04%. Sebelumnya, bursa saham dalam negeri kemarin ditutup naik 67,36 poin atau 1,05% menjadi 6.500,69.

Sektor saham dalam negeri tanpa terkecuali bergerak melemah di perdagangan sore dipimpin kejatuhan terdalam sektor konsumer sebesar 2,35%. Selain itu diikuti infrastruktur serta manufaktur yang masing-masing ambruk 2,10% serta 1,97%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,90 triliun dengan 11,83 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp702,06 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,24 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,54 triliun. Tercatat sebesar 111 saham menguat, 254 melemah dan 129 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) naik Rp200 menjadi Rp2.500, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) bertambah Rp200 ke level Rp9.700 dan PT Saham Astra Graphia Tbk (ASGR) melonjak Rp50 ke posisi Rp1.550.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) turun Rp3.225 menjadi Rp73.900, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) melemah Rp225 menjadi Rp1.400 serta PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp100 di level Rp7.700.

Seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia pada perdagangan hari ini berakhir mixed, saat investor menunggu data inflasi Amerika Serikat (AS). Penurunan terjadi pada pasar saham Australia sebesar 0,36% saat saham seperti Bluescope Steel jatuh 1,51% diikuti penyusutan Rio Tinto mencapai 1,96%.

Sektor keuangan juga sedikit terbebani saat AMP kehilangan 0,74% sedangkan Westpac merayap lebih rendah 0,2%. Sedangkan indeks Nikkei Jepang tercatat meningkat ke level 21.968,10 atau 144.07 poin yang setara lebih tinggi 0,66% di tengah skandal nepotisme yang dapat menekan pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe.

Peningkatan juga terjadi pada indeks Kospi di Korea Selatan lewat 10,37 poin atau 0,42% menjadi 2.494,49. Lompatan bursa saham Korsel terjadi saat produsen baja Posco menutup kerugian sebelumnya lewat tambahan 0,14 persen.

Di daratan China, indeks Hang Seng berbalik menanjak naik ketika sempat memerah usai meningkat ke level 31.601,45 dengan lonjakan sebesar 7,12 poin atau 0,02%. Sedangkan komposit Shanghai menutup sesi perdagangan dengan kejatuhan 0,49% atau setara 16.46 poin menjadi 3.310,24.

Pihak pemerintah China mengatakan pada tengah pekan ini bahwa pihaknya akan menggabungkan regulator perbankan dan asuransi untuk merampingkan dan memperketat pengawasan sistem keuangan. Perbankan China tercatat menguat dengan Agricultural Bank of China (ABC) melonjak mendekati 5% di Hong Kong dan 2,48% di China.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
IHSG Diprediksi Menghijau,...
IHSG Diprediksi Menghijau, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
4 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
5 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
5 jam yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
5 jam yang lalu
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
6 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved