Cadangan Devisa Tergerus demi Rupiah Tetap Perkasa

Rabu, 14 Maret 2018 - 15:25 WIB
Cadangan Devisa Tergerus...
Cadangan Devisa Tergerus demi Rupiah Tetap Perkasa
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengaku siap kembali melakukan intervensi untuk menstabilkan rupiah, meski hal itu membuat cadangan devisa RI makin tergerus. Tercatat mata uang Garuda telah terdepresiasi terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga 1,5% (year-to-date).

(Baca Juga: Gejolak Ekonomi Global Mereda, BI Pede Rupiah Balik Menguat )

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Doddy Zulverdi mengungkapkan, pihaknya akan terus menyiapkan besaran cadangan devisa yang tercatat saat ini mencapai USD128,06 miliar untuk intervensi pelemahan rupiah.

"Berapa yang disediakan, kita sebanyak mungkin untuk intervensi rupiah. Sebanyak cadangan devisa itu. Jadi cadangan devisa memang dibutuhkan untuk itu (intervensi rupiah)," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

(Baca Juga: BI Ungkap Penyebab Pelemahan Rupiah 0,27% Sepanjang Maret 2018 )

Intervensi yang dilakukan BI untuk menjaga nilai tukar rupiah, kata dia, tercermin dari total cadangan devisa yang menurun USD3,92 miliar menjadi USD128,06 miliar di Februari 2018. "Seperti asuransi saja. Kita akan mengisi kembali cadangan devisa ketika sudah tak intervensi lagi," imbuh dia.

Menurutnya, penurunan cadangan devisa di bulan Februari 2018 terjadi karena banyak terpakai untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah. Selain itu, penurunan cadangan devisa juga dipengaruhi menurunnya penempatan valas perbankan di BI. "Ini adalah komitmen BI untuk menjaga nilai tukar rupiah kita. Sebanyak mungkin yang dibutuhkan untuk intervensi rupiah," tandasnya.

Sebelumnya, cadangan devisa tercatat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah selama dua bulan berturut-turut, yaitu Desember 2017 dan Januari 2018. Adapun pada akhir Januari 2018, cadangan devisa berada di angka USD131,98 miliar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Rupiah Ambles Tembus...
Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah...
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah usai Terkapar di Rp17.425, Pembelian Dolar Diperketat
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
3 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
3 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
4 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
4 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
4 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
4 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved