Sasar Pasar Malaysia, Wonderful Indonesia Promo di Tiga Kota

Jum'at, 16 Maret 2018 - 02:33 WIB
Sasar Pasar Malaysia,...
Sasar Pasar Malaysia, Wonderful Indonesia Promo di Tiga Kota
A A A
JAKARTA - Wonderful Indonesia kembali menyambangi Malaysia. Kali ini, Wonderful Indonesia ambil bagian di Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair, 16 Maret-1 April 2018. Event ini diselenggarakan di tiga kota, yaitu Kuala Lumpur, Perak, dan Penang.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana, keikutsertaan Indonesia pada event ini juga untuk mempromosikan pariwisata. Sekaligus, mempertahankan eksistensi pariwisata Indonesia di dunia, khususnya pasar Malaysia.

"Partisipasi pada event tahunan ini, merupakan salah satu upaya untuk melanjutkan program promosi Wonderful Indonesia. Saat ini, promosi lebih berfokus pada hardselling," tuturnya, Kamis (15/3/2018).

Pitana menjelaskan, MATTA Fair merupakan tempat yang sangat potensial untuk melanjutkan program promosi Kementerian Pariwisata. Terutama yang fokus pada selling.

Karena, MATTA Fair merupakan pameran business to customer. Yang artinya, memungkinkan para pelaku industri di Indonesia memperluas jejaring pasar. Selain itu juga menawarkan paket-paket wisata Indonesia. Tentunya melalui local agent partner-nya di Malaysia.

"MATTA Fair 2018 adalah momentum yang paling potensial. Terutama untuk menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara ke Indonesia. Khususnya wisman dari Malaysia," terang Pitana.

Tahun 2018, Kementerian Pariwisata menargetkan mampu menjaring wisman Malaysia sebesar 1,4 juta kunjungan. Atau naik 13% dibandingkan capaian tahun 2017 yang sebesar 1.238.376. Wisman asal Malaysia berhasil menempati posisi keempat jumlah kunjungan terbesar setelah China, Eropa, dan Singapura.

Partisipasi Indonesia pada MATTA Fair KL, Perak, dan Penang, mengangkat tema utama destinasi Bali. Di event ini akan ditampilkan juga berbagai images destinasi dari 10 destinasi prioritas (10 Bali Baru). Khususnya Borobudur, Danau Toba, dan Mandalika.

Selain itu, pada pameran MATTA Fair 2018, Kemenpar juga mempromosikan dua event besar, yaitu Asian Games Agustus 2018 dengan destinasi Palembang dan Jakarta. Dan IMF-WB Group Annual Meeting yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2018 di Bali.

Khusus pada MATTA Fair KL, Kementerian Pariwisata juga melakukan branding yang sangat strategis. Yaitu pillar wrapping dengan delapan images promosi destinasi. Lokasinya, tepat di depan registration counter atau pintu masuk pengunjung yang selalu dibanjiri pengunjung selama tiga hari pameran berlangsung. Pameran MATTA Fair KL selalu dikunjungi lebih dari 100 ribu orang.

Menurut Pitana, selain sebagai ajang mempromosikan destinasi wisata di Indonesia, event B to C MATTA Fair 2018 ini diharapkan bisa menghasilkan transaksi langsung. "Terutama bagi paket wisata, dalam upaya mendatangkan wisatawan Malaysia dalam skala besar ke Indonesia," tuturnya.

Keikutsertaan Indonesia di MATTA Fair juga bagian dari strategi untuk meningkatkan sektor pariwisata. Sebab, Presiden Joko Widodo sudah menyebut pariwisata sebagai salah satu leading sector.

Untuk tahun 2018, pemerintah sudah mematok target kontribusi Pariwisata terhadap perekonomian (PDB) nasional sebesar 5,25%, dengan devisa yang dihasilkan sebesar Rp223 triliun. Selain itu penyerapan tenaga kerja sebanyak 12,6 juta, jumlah kunjungan wisman sebanyak 17 juta, dan pergerakan wisnus sebanyak 270 juta.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, sangat mendukung kehadiran Wonderful Indonesia dan kapal Phinisinya di MATTA Fair 2018. Menurutnya, “menjual” Indonesia melalui produk pariwisata, dapat mendorong percepatan bisnis di sektor pariwisata. Momentumnya tepat karena massifnya branding Wonderful Indonesia di luar negeri.

"Kita bersama semua stakeholder pariwisata, telah sepakat untuk menjadikan tahun 2018 sebagai tahun kunjungan wisatawan mancanegara dengan label Visit Wonderful Indonesia 2018. Dengan harapan, tahun 2018 bisa menjadi tahun yang baik bagi pariwisata dan bisa mencapai target 17 juta kunjungan wisman," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
Kementerian Pariwisata...
Kementerian Pariwisata Jadikan Bissoloro sebagai Desa Wisata
Era Baru Sektor Pariwisata,...
Era Baru Sektor Pariwisata, Kesiapan Daerah Terapkan CHSE Diawasi Ketat
Merajut Momentum Kebangkitan...
Merajut Momentum Kebangkitan Pariwisata Indonesia di Tahun 2021
PMB Poltekpar 2026 Dibuka,...
PMB Poltekpar 2026 Dibuka, 6 Politeknik Pariwisata Sediakan 3.610 Kuota Mahasiswa Baru
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Pasok BBM ke SPBU, Ajak Masyarakat Awasi Penyalahgunaan Subsidi
34 menit yang lalu
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
46 menit yang lalu
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
1 jam yang lalu
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
11 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
12 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved