Menhub Pastikan Tak Ada Sistem Ganjil-Genap di Pintu Tol Jagorawi

Senin, 19 Maret 2018 - 20:11 WIB
Menhub Pastikan Tak...
Menhub Pastikan Tak Ada Sistem Ganjil-Genap di Pintu Tol Jagorawi
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan tidak akan memberlakukan kebijakan sistem ganjil-genap pada kendaraan pribadi di ruas jalan arah pintu tol Jagorawi, seperti yang diterapkan di pintu tol Bekasi arah Jakarta. Alasannya, kapasitas Tol Jagorawi belum melebihi seperti di Bekasi.

"Tidak ada ganjil-genap di Tol Jagorawi. Untuk Tol Jagorawi itu hanya menambahkan jalur bus. Kapasitasnya belum over di Tol Jagorawi, cuma kita menambah level of service dengan membuat jalur khusus untuk bus. Dua pekan lah paling lama kita akan lakukan," tegas Menhub saat ditemui di sela-sela pertemuan 1st India-Indonesia Infrastructure Forum di Jakarta, Senin (19/3/2018).

Selain tidak memberlakukan kebijakan sistem ganjil-genap pada kendaraan pribadi di ruas jalan arah pintu Tol Jagorawi, mantan Bos AP II ini juga memastikan tidak akan memberlakukan pembatasan operasional angkutan barang golongan III, IV dan V di Tol Jagorawi seperti yang diterapkan di pintu tol Bekasi.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan memberlakukan tiga paket kebijakan penanganan kemacetan yang sama seperti yang di pintu Tol Bekasi untuk diberlakukan di Tol Tangerang. Terkait rencana ini, dirinya memperkirakan akan memberlakukan kebijakan ini sebelum masa bulan puasa atau sekitar bulan Mei.

"Yang kemungkinan ada ganjil-genap adalah yang di Tol Tangerang. Tangerang itu akan sama dengan yang ada di Bekasi, semuanya (kebijakan) ada, ada bus (jalur khusus), ada ganjil-genap, ada (pembatasan operasional) truk. Tangerang mungkin sebelum puasa, jadi kita akan diskusi dulu karena kita harus diskusi jalan arterinya mana," terang dia.

Selain memberi kesempatan untuk mencari jalan arteri alternatif, Menhub saat ini juga memberi kesempatan kepada stakeholder khususnya operator bus di Tangerang untuk menentukan tarif bus. Pihaknya lebih memilih tarif bus tidak Rp20 ribu tetapi Rp10 ribu.

Pada kesempatan yang sama, Menhub juga meminta para pengusaha truk terdampak kebijakan pembatasan jam operasional truk di Tol Cikampek agar menggeser jam operasional. Lebih lanjut Budi Karya mengatakan dengan diberlakukannya Tiga Paket Kebijakan Penanganan Kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek sejak 12 Maret lalu dapat mendorong masyarakat berpindah dari transportasi pribadi ke transportasi massal.

Sebelumnya, Menhub Budi menjelaskan sepekan sejakdiimplementasikannya Tiga Paket Kebijakan Penangan Kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek jumlah kepadatan lalu lintas di ruas tol tersebut turun 36%. Sejalan dengan kebijakan itu, kecepatan kendaraan di ruas tol tersebut naik 22%. Data Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan menyebut kecepatan rata-rata di Tol Jakarta-Cikampek terutama di segmen Bekasi arah Jakarta setiap Senin-Jumat pukul 06.00 WIB samai dengan 09.00 WIB dapat mencapai 60 km per jam.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mudik Dilarang, Kementerian...
Mudik Dilarang, Kementerian Perhubungan Siapkan Skema Pembatasan Jalan Tol
Larangan Mudik, Kemenhub:...
Larangan Mudik, Kemenhub: Tidak Ada Penutupan Jalan Nasional dan Tol
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Menhub Sebut Tol Cisumdawu...
Menhub Sebut Tol Cisumdawu Dibatasi Demi Urai Kepadatan di Cipali
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Berita Terkini
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
40 menit yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
11 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
11 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
13 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
13 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
14 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved