IHSG Turun 22,99 Poin, Melemah Enam Hari Beruntun
Selasa, 20 Maret 2018 - 09:38 WIB
IHSG Turun 22,99 Poin, Melemah Enam Hari Beruntun
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (20/3/2018) dibuka turun 0,37% atau 22,99 poin ke level 6.266,58. Ini merupakan pelemahan keenam hari secara beruntun.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 0,24% atau 15,38 poin di level 6.289,57. Senin lalu, indeks bergerak pada kisaran level 6.277,76-6.319,65.
Mayoritas sektor saham bergerak di zona negatif sehingga menekan indeks, dengan sektor infrastruktur melorot 1,79%, industri dasar melemah 1,36%, dan pertambangan jatuh 1,16%.
Dari 315 saham, 180 tertekan, 78 stagnan, dan 57 menguat. Nilai transaksi saham Rp527 miliar dari 960 juta lembar saham. Transaksi bersih asing Rp21,58 miliar dengan aksi jual asing Rp205,79 miliar dan aksi beli asing Rp184,21 miliar.
Hal sama terjadi di pasar Asia pada Selasa ini. Melemahnya pasar regional karena investor berhati-hati menyusul kemunduran Wall Street dan menjelang pertemuan dua hari kebijakan Federal Reserve. Melansir CNBC, Selasa (20/3/2018), indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,91% atau 196,52 poin, mengikuti penurunan yang terjadi di Amerika Serikat semalam. Dan indeks Topix turun tipis 0,78 persen.
Di Seoul, Kospi turun sebesar 0,21% karena saham Samsung Electronics turun 0,55% dan saham produsen baja diperdagangkan mixed, karena mengutip Yonhap News Agency, Korea Selatan meminta pembebasan tarif baja dari Amerika Serikat.
Indeks Hang Seng tergelincir 0,39%, komposit Shanghai turun 0,12% dan Shenzhen turun tipis 0,39%. Indeks S&P/ASX 200 Sydney tergelincir 0,57%, karena saham produsen emas dan keuangan berada di posisi merah.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 0,24% atau 15,38 poin di level 6.289,57. Senin lalu, indeks bergerak pada kisaran level 6.277,76-6.319,65.
Mayoritas sektor saham bergerak di zona negatif sehingga menekan indeks, dengan sektor infrastruktur melorot 1,79%, industri dasar melemah 1,36%, dan pertambangan jatuh 1,16%.
Dari 315 saham, 180 tertekan, 78 stagnan, dan 57 menguat. Nilai transaksi saham Rp527 miliar dari 960 juta lembar saham. Transaksi bersih asing Rp21,58 miliar dengan aksi jual asing Rp205,79 miliar dan aksi beli asing Rp184,21 miliar.
Hal sama terjadi di pasar Asia pada Selasa ini. Melemahnya pasar regional karena investor berhati-hati menyusul kemunduran Wall Street dan menjelang pertemuan dua hari kebijakan Federal Reserve. Melansir CNBC, Selasa (20/3/2018), indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,91% atau 196,52 poin, mengikuti penurunan yang terjadi di Amerika Serikat semalam. Dan indeks Topix turun tipis 0,78 persen.
Di Seoul, Kospi turun sebesar 0,21% karena saham Samsung Electronics turun 0,55% dan saham produsen baja diperdagangkan mixed, karena mengutip Yonhap News Agency, Korea Selatan meminta pembebasan tarif baja dari Amerika Serikat.
Indeks Hang Seng tergelincir 0,39%, komposit Shanghai turun 0,12% dan Shenzhen turun tipis 0,39%. Indeks S&P/ASX 200 Sydney tergelincir 0,57%, karena saham produsen emas dan keuangan berada di posisi merah.
(ven)
Lihat Juga :