Budi Karya Minta Aplikasi Taksi Online Perbaiki Sistem Keselamatan

Selasa, 27 Maret 2018 - 02:33 WIB
Budi Karya Minta Aplikasi...
Budi Karya Minta Aplikasi Taksi Online Perbaiki Sistem Keselamatan
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta aplikator Angkutan Sewa Khusus (ASK) untuk memperbaiki sistem kesalamatan dan keamanannnya. Hal ini terkait dengan menyusul terjadinya kejadian pembunuhan yang menimpa penumpang angkutan sewa khusus bernama Yun Siska Rochani pada pekan lalu.

Budi Karya menginstruksikan agar aplikasi jasa transportasi online tidak mememiliki masalah saat digunakan. Agar, keamanan pengguna ASK merasa nyaman dan terlindungi saat menggunakannya

"Satu badan usaha transportasi ada standar level of service, contohnya pengemudi harus sama dengan data yang ada di aplikasi," ujar Menhub dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta , Senin (26/3/2018).

Untuk menjamin keamanan bagi pengguna jasa ASK, Budi Karya juga meminta aplikator agar memperhatikan pola rekrutmen pengemudi yang dilakukan oleh perusahaan mitranya. Hal itu dapat dilakukan dengan tatap muka dan melihat track record bersangkutan pada saat proses rekrutmen.

"Harus ada screening bagi orang yang akan menjadi pengemudi, artinya aplikator harus melakukan itu dengan baik. Setiap orang punya hak untuk mendapatkan penghidupan termasuk sebagai pengemudi tetapi aplikator itu harus memilih mana orang yang memang layak menjadi pengemudi ASK. Oleh karenanya nanti melalui dashboard, kita bisa tahu bahwasanya proses rekrutmen dilakukan dengan baik atau tidak," katanya.

Lebih lanjut Menhub mengimbau agar pihak aplikator ASK bisa datang dan memberikan tanggung jawab kepada keluarga korban.

"Saya mengharapkan mereka (aplikator) harus datang, harus tanggung jawab. Ini suatu kehilangan yang besar bagi keluarga almarhum. Secara umum memang ada yang diselesaikan berkaitan dengan tanggung jawab apakah itu asuransi dan lain-lain," tukasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Kemenhub Hentikan Sementara...
Kemenhub Hentikan Sementara Layanan Transportasi di Bali Saat Hari Raya Nyepi
Direktorat Jenderal...
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Tegaskan Keselamatan Bersepeda
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Bertemu Dubes UEA, Menhub...
Bertemu Dubes UEA, Menhub Bahas Kelanjutan Kerja Sama Transportasi
Kampanye Angkutan Umum,...
Kampanye Angkutan Umum, Pemerintah Gandeng Operator dan Ahli Transportasi
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
16 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
29 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved