Pengemudi Blue Bird Jadi Service Ambassador Kemenpar

Selasa, 27 Maret 2018 - 22:29 WIB
Pengemudi Blue Bird...
Pengemudi Blue Bird Jadi Service Ambassador Kemenpar
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata Arief Yahya, menetapkan para pengemudi Blue Bird sebagai Service Ambassador pariwisata. Penetapan tersebut adalah bagian dari kerja sama Kementerian Pariwisata dan PT Blue Bird.

Dengan penetapan ini, Kemenpar berarti memiliki dua ambassador. Yaitu Brand Ambassador yang berisi Putri Pariwisata dan para artis yang menjadi enterpreuner. Serta Service Ambassador yaitu pengemudi Blue Bird.

"Dalam konsep marketing dikenal Brand Ambassador. Kemenpar punya Brand Ambassador. Yaitu Putri Pariwisata dan para artis entrepreneurs yang sudah melakukan MoU," tutur Arief.

Menurutnya, dalam konsep Brand terdapat Service dan Process. Lengkapnya adalah Brand, Service, Process. "Jadi, kini Kemenpar punya dua ambassador. Yaitu Brand Ambassador dan Service Ambassador. Service Ambassador Kemenpar adalah sopir taksi Blue Bird," paparnya.

Karena pelayanan transportasi Blue Bird jadi ujung tombak, para pengemudi akan diberikan pembekalan. Yaitu mengenai hospitality dan pengetahuan pariwisata.

"Saat para wisatawan datang, selain imigrasi, mereka akan menemui para pengemudi. Karenanya, pengemudi Blue Bird harus lebih tahu destinasi Indonesia dibanding siapapun. Karena merekalah yang pertama kali bertemu turis dan mengantarkan ke hotel atau destinasi-destinasi di Indonesia," kata Arief saat jumpa pers perjanjian kerja sama co branding Kementerian Pariwisata dengan PT Blue Bird di Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (27/3/2018).

Menpar Arief menjelaskan, Kementerian Pariwisata bakal membekali 100 trainer yang nantinya mereka akan melatih para driver Blue Bird. Yang dilatih, tentu dari hospitality sampai pengetahuan pariwisata.

"Nanti saya sendiri yang bakal menjadi mentor di kelas pertama. Saya contohkan, saat sedang ada Calender of Event di suatu daerah. Para driver Blue Bird bisa memberi informasi mengenai waktu pelaksanaannya, destinasi, kulinernya, hingga atraksi-atraksi yang bagus," jelasnya.

Bagi Menpar, perjanjian kerja sama dengan Blue Bird adalah “Moment of Truth” yang harus memberikan kesan terbaik bagi wisatawan. Pria asal Banyuwangi itu juga menyarankan untuk mengerjakan yang mudah dikerjakan.

"Contohnya berbahasa Mandarin karena jumlah wisatawan mancanegara dari China yang paling besar. Begitu juga moment of truth. Karena harus ditraining mengenai empati juga," katanya.

Bukan tanpa alasan Kemenpar melakukan perjanjian kerja sama dengan pihak Blue Bird. Selain memiliki armada di 18 kota, Blue Bird juga memiliki pelanggan yang sama yaitu generasi milenial.

Mereka mencari sesuatu yang baru dan inovatif. Karena itulah Menpar Arief mengajak Blue Bird menjadi official partner destinasi digital serta Visit Wonderful Indonesia 2018 (ViWI). Dua program ini sedang digarap Kemenpar dan digandrungi kawula muda generasi milenial.

"Kita harus tampak muda dengan mengikuti zaman. Generasi milenial adalah pelanggan masa depan. Siapa yang memenangkan masa depan akan memenangkan masa kini," pungkas Menpar Arief.

Dikesempatan yang sama, Direktur Utama Blue Bird Tbk, Purnowo Prawiro, menyampaikan kerja sama dengan Kemenpar adalah bentuk komitmen Blue Bird. Terutama untuk mengembangkan pariwisata nasional.

"Bagi Blue Bird, kerja sama ini merupakan amanah. Sebuah kewajiban untuk bekerjasama dengan brand pariwisata Indonesia. Apalagi pariwisata Indonesia sedang tumbuh dan berkembang. Kita harus bersama-sama menjelajahi setiap ruas dan bagian Indonesia," tuturnya.

Dengan standar tinggi dan kualitas pelayanan yang dimiliki serta ketersediaan armada di kota-kota utama Indonesia. Pihak Blue Bird yakin dapat berperan aktif dalam membantu kegiatan promosi dan upaya menarik wisatawan yang dilaksanakan Kemenpar.

"Sopir taksi adalah 'wajah pertama' yang dilihat turis begitu keluar dari bandara. Kita punya 36 ribu lebih armada di 18 kota di Indonesia. Wajah Indonesia dicerminkan pada pertemuan pertama khususnya pengemudi taksi," kata Purnomo.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenparekraf Bersiap...
Kemenparekraf Bersiap Buka Keran Wisatawan Mancanegara
11,4 Juta Wisman Mengunjungi...
11,4 Juta Wisman Mengunjungi Indonesia, Turis ASEAN Mendominasi
Wagub Bali Respons Wacana...
Wagub Bali Respons Wacana Wisman Dikenai Pajak: Pariwisata Bali Akan Makin Berkualitas
Sambut Wisatawan Internasional,...
Sambut Wisatawan Internasional, Turki Gencarkan Vaksinasi Pekerja Pariwisata
September, Bali Dibuka...
September, Bali Dibuka untuk Wisatawan Mancanegara
Pemerintah Diminta Kenakan...
Pemerintah Diminta Kenakan Pajak Terhadap Travel Pariwisata Asing di Indonesia
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
5 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
6 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
6 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
6 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
7 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
7 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved