Rupiah Balik Melemah Karena Ketegangan Perang Dagang Mereda

Selasa, 27 Maret 2018 - 17:54 WIB
Rupiah Balik Melemah...
Rupiah Balik Melemah Karena Ketegangan Perang Dagang Mereda
A A A
JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) balik melemah pada perdagangan Selasa (27/3) petang di pasar spot. Indeks Bloomberg mencatat rupiah jatuh 4 poin atau 0,03% ke level Rp13.742 per USD.

Pagi tadi, rupiah dibuka berkibar 22 poin atau 0,16% di Rp13.716 per USD, berbanding penutupan Senin di level Rp13.738 per USD. Selasa ini, mata uang NKRI diperdagangkan di Rp13.692-Rp13.746 per USD.

Melemahnya rupiah juga terpantau di data Yahoo Finance, dengan turun 5 poin atau 0,04% menjadi Rp13.740, dibanding penutupan Senin di Rp13.735 per USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.693-Rp13.745 per USD.

Rupiah balik melemah karena ketegangan perang dagang AS dan China sudah mereda, sehingga tidak memberi tekanan lagi terhadap USD. Melansir CNBC, Selasa 927/3), Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan China tidak ingin perang dagang dengan Negeri Paman Sam dan mengajak kedua negara harus berpegang pada negosiasi sebelumnya, untuk menyelesaikan perbedaan.

Meredanya perang dagang membuat indeks USD datar terhadap sejumlah mata uang di level 88,991. Alhasil safe haven yen Jepang merosot 0,1% menjadi 105,51 yen terhadap dolar. "Pasar menilai sekarang situasi perang dagang tidak lagi meningkat," kata Satoshi Okagawa, analis pasar global senior di Sumitomo Mitsui Banking Corporation di Singapura.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved