Rupiah Sesi Pagi Dibuka Lesu Saat Melawan USD

Rabu, 28 Maret 2018 - 10:30 WIB
Rupiah Sesi Pagi Dibuka...
Rupiah Sesi Pagi Dibuka Lesu Saat Melawan USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan tengah pekan, Rabu (28/3/2018) dibuka tertekan sehingga tidak beranjak dari zona merah. Mata uang Garuda gagal memanfaatkan pergerakan dolar yang cenderung terbebani, seiring masih munculnya kekhawatiran perang dagang.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.745/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah semakin ambruk dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.708/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.746/USD atau masih menyusut dari posisi perdagangan kemarin Rp13.742/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal perdagangan ada di kisaran Rp13.733-Rp13.753/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pagi berada pada posisi Rp13.738/USD atau sedikit lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.740/USD. Pergerakan harian rupiah pada pagi hari ini berada pada level Rp13.736-Rp13.748/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah di awal perdagangan hari ini terkapar ke level Rp13.746/USD. Peringkat ini menunjukkan tren negatif dalam beberapa pekan terakhir.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, penguatan USD terhenti karena masih adanya ketegangan perdagangan global sehingga membatasi kebangkitan kembali dolar dari posisi terendah. Indeks USD yang mengukur greenback versus senam mata uang utama tercatat lebih rendah 0,1% pada level 89,291 setelah sempat naik sekitar 0,34% sebelumnya saat berhasil menarik diri dari posisi terendah dalam lima minggu di 88,942.

Dolar sedikit pulih dari posisi terendah lima pekan, seiring kekhawatiran perang perdagangan global berkurang oleh berita optimis bahwa Amerika Serikat dan China ditetapkan untuk memulai negosiasi perdagangan, setelah sebelumnya bertukar ancaman. Mata uang Negeri Paman tercatat 0,2 persen lebih tinggi pada posisi 105,555 saat melawan Yen Jepang.

Euro persen lebih tinggi 0,05% pada level 1,2411 terhadap USD, setelah kehilangan 0,35 dalam sesi sebelumnya lantaran data ekonomi zona euro yang lemah. Ditambah komentar yang terdengar dovish dari Erkki Liikanen, anggota Dewan Pemerintahan Bank Sentral Eropa. Pounds naik 0,15% menjadi 1,4177 terhadap USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
DJP Kejar Pajak Digital,...
DJP Kejar Pajak Digital, Jangan Kaget Pengguna Aplikasi Olahraga Strava Kena PPN 11%
38 menit yang lalu
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
1 jam yang lalu
Waste-to-Energy Dinilai...
Waste-to-Energy Dinilai Efektif Atasi Sampah Nasional, Asal Masyarakat Dilibatkan
1 jam yang lalu
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
1 jam yang lalu
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
2 jam yang lalu
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
2 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved