Penduduk RI Diprediksi 321 Juta di 2045, Ketahanan Pangan Mendesak

Rabu, 28 Maret 2018 - 11:12 WIB
Penduduk RI Diprediksi...
Penduduk RI Diprediksi 321 Juta di 2045, Ketahanan Pangan Mendesak
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution bakal memfokuskan ketahanan pangan di Indonesia. Pasalnya, pada tahun 2045, penduduk Indonesia diprediksi mencapai sekitar 321 juta dengan didominasi oleh kelompok usia produktif. Artinya, jumlah makanan yang harus disediakan oleh pemerintah juga meningkat.

“Salah satu kunci penting perencanaan ketahanan pangan nasional adalah menciptakan ekosistem yang mampu membangun kolaborasi di antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution dalam keterangan resmi di Jakarta.

Menurut Darmin, tujuan menciptakan ketahanan pangan perlu dibarengi dengan keinginan meningkatkan kesejahteraan petani. Ini karena petani merupakan tulang punggung dari kebijakan keamanan pangan. “Keamanan pangan terjadi ketika semua orang dapat mengakses cukup makanan yang aman, sehat, dan bergizi,” terang dia.

Pemerintah telah mengidentifikasi beberapa persoalan dan memulai beberapa program untuk mengatasinya. Mulai dari perbaikan data; pengadaan infrastruktur pasca panen; peningkatan nilai dan rantai pasokan; peningkatan inovasi, efisiensi, dan inklusivitas; peremajaan kebun petani; kerja sama dengan pihak swasta sebagai off taker dan lain-lain.

Dalam forum yang digelar untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan ini, Menko Darmin juga menjelaskan Kebijakan Pemerataan Ekonomi. Ia juga menerangkan, seiring dengan perkembangan ekonomi digital, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan inklusi keuangan.

“Sektor jasa keuangan domestik harus mampu menciptakan kestabilan dalam sistem layanan keuangan nasional. Tentunya dengan pemanfaatan teknologi digital,” sambung Darmin.

Menko Perekonomian pun berpesan agar seluruh pemangku kepentingan bekerja sama untuk menjadikan pangan dan pertanian sebagai mata pencaharian yang menarik bagi kaum muda. “Ini juga penting untuk memastikan ketahanan pangan di masa depan,” tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
4 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
5 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
5 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
5 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
6 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved