Rupiah Dibuka Berbalik Melemah Iringi Lompatan Yen
Selasa, 03 April 2018 - 10:17 WIB
Rupiah Dibuka Berbalik Melemah Iringi Lompatan Yen
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Selasa (3/4/2018) dibuka berbalik melemah ketika kemarin sempat menyentuh zona hijau. Tergelincirnya mata uang Garuda terjadi di tengah lompatan Yen Jepang yang mendapatkan dukungan dari kekhawatiran atas sengketa perdagangan AS-China.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.765/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah lebih rendah dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.750/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.757/USD atau kembali tertekan dari posisi perdagangan kemarin Rp13.753/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal perdagangan ada di kisaran Rp13.755-Rp13.768/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi berada pada posisi Rp13.753/USD atau tergelincir dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.749/USD. Pergerakan harian rupiah pada pagi hari ini berada pada level Rp13.751-Rp13.765/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah di awal perdagangan hari ini sedikit membaik ke level Rp13.761/USD untuk menunjukkan tren positif. Posisi tersebut semakin menguat dari kemarin Rp13.770/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Yen menguat pada perdagangan Selasa hari ini seiring memanasnya ketegangan perdagangan Amerika Serikat dan China hingga memicu kekhawatiran untuk prospek pertumbuhan global. Dolar bertahan stabil di posisi 105,91 terhadap Yen untuk terus berjuang setelah jatih selama tiga perdagangan beruntun.
Bahkan dolar sempat berada di bawah level tertinggi dua minggu sekitar 107,00 terhadap yen yang ditetapkan pada 28 Maret. Yen telah meningkat pada Maret karena kekhawatiran atas risiko perang perdagangan global mengguncang pasar keuangan. Kondisi itu telah mengirim dolar ke level terendah 16 bulan dari 104,56 yen pada 26 Maret.
Euro juga bertahan stabil di level 1,2303 terhadap USD. Di tempat lain, dolar Australia naik 0,1% menjadi 0,7667 saat melawan dolar AS, menempel di atas terendah tiga bulan dari sebelumnya 0,7643 yang ditetapkan minggu lalu.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.765/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah lebih rendah dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.750/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.757/USD atau kembali tertekan dari posisi perdagangan kemarin Rp13.753/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal perdagangan ada di kisaran Rp13.755-Rp13.768/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi berada pada posisi Rp13.753/USD atau tergelincir dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.749/USD. Pergerakan harian rupiah pada pagi hari ini berada pada level Rp13.751-Rp13.765/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah di awal perdagangan hari ini sedikit membaik ke level Rp13.761/USD untuk menunjukkan tren positif. Posisi tersebut semakin menguat dari kemarin Rp13.770/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Yen menguat pada perdagangan Selasa hari ini seiring memanasnya ketegangan perdagangan Amerika Serikat dan China hingga memicu kekhawatiran untuk prospek pertumbuhan global. Dolar bertahan stabil di posisi 105,91 terhadap Yen untuk terus berjuang setelah jatih selama tiga perdagangan beruntun.
Bahkan dolar sempat berada di bawah level tertinggi dua minggu sekitar 107,00 terhadap yen yang ditetapkan pada 28 Maret. Yen telah meningkat pada Maret karena kekhawatiran atas risiko perang perdagangan global mengguncang pasar keuangan. Kondisi itu telah mengirim dolar ke level terendah 16 bulan dari 104,56 yen pada 26 Maret.
Euro juga bertahan stabil di level 1,2303 terhadap USD. Di tempat lain, dolar Australia naik 0,1% menjadi 0,7667 saat melawan dolar AS, menempel di atas terendah tiga bulan dari sebelumnya 0,7643 yang ditetapkan minggu lalu.
(akr)