Pasar Saham Naik Turun, Perusahaan Diminta Tak Tunda IPO

Selasa, 10 April 2018 - 14:25 WIB
Pasar Saham Naik Turun,...
Pasar Saham Naik Turun, Perusahaan Diminta Tak Tunda IPO
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong perusahaan yang belum mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO) agar jangan menunda-nunda lagi, meski kondisi pasar saham sedang naik-turun. Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, dengan go public maka perusahaan bisa menjadi lebih besar, sehingga tidak perlu menunggu kepastian lagi.

"Jangan tunda go public, pasar ada, meski naik-turun kamu tidak akan tahu. IPO dulu, siap jadi perusahaan besar dulu. Meski wajar saja, apabila orang masih wait and see," ujarnya di Jakarta, Selasa (10/4/2018).

(Baca Juga: Pasar Saham Bergejolak Jadi Peluang Bagi Beberapa Investor )

Tito menyampaikan, seiring ketidakpastian yang datang dari kondisi global membuat perusahaan yang ingin IPO menjadi ragu-ragu melantai di bursa saham. "Ketidakpastian bikin orang pikir jangka pendek, tunggu bukan takut. Kemarin sempat naik, tapi ada sentimen dari Trump lalu turun lagi," terang dia.

Menurut Tito, gejolak ini bukan berasal dari kondisi fundamental Indonesia yang stabil, tapi dari persepsi seperti ada Pilkada dan Piala Dunia 2018. "Persepsi jadi plus-minus, ada Pilkada, Lebaran, bayar pajak dan world Cup," ungkapnya.

"Ada pertanyaan likuiditas rupiah, bank berlomba cari dana dengan tawarkan tabungan bonus sekian, kejadian ini menantang, tapi emiten kita bagus. Wait and see mengurangi porsi saham IPO, tapi proses tidak berhenti karena sudah jalan," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Golden Westindo Siap...
Golden Westindo Siap IPO, Bidik Dana Segar Rp82,28 Miliar
IPO di 2025 Bakal Didominasi...
IPO di 2025 Bakal Didominasi Raksasa, Intip Bocorannya
Aliran Dana IPO Pasar...
Aliran Dana IPO Pasar Modal Tembus Rp53,84 Triliun di Hari Pahlawan
Dapat Restu OJK, GoTo...
Dapat Restu OJK, GoTo Berharap Kantongi Rp15,8 Triliun lewat IPO
Bursa Makin Ramai, hingga...
Bursa Makin Ramai, hingga 25 Agustus 27 Perusahaan Siap IPO
Tak Hanya IPO, BEI Tawarkan...
Tak Hanya IPO, BEI Tawarkan Alternatif Pendanaan Lain ke BUMN
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
3 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Tak Boleh Minum...
4 Alasan Tak Boleh Minum Teh saat Sahur, Bikin Asam Lambung Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved