Darmin: Lembaga Internasional Saja Percaya, Masak Kita Tidak

Sabtu, 14 April 2018 - 18:10 WIB
Darmin: Lembaga Internasional...
Darmin: Lembaga Internasional Saja Percaya, Masak Kita Tidak
A A A
BATAM - Lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service (Moody’s) meningkatkan Sovereign Credit Rating (SCR) Republik Indonesia dari Baa3/OutlookPositif menjadi Baa2/Outlook Stabil pada 13 April 2018.

Moody’s menyatakan faktor kunci yang mendukung keputusan tersebut adalah kerangka kebijakan yang kredibel dan efektif yang dinilai kondusif bagi stabilitas makroekonomi. Peningkatan cadangan devisa dan penerapan kebijakan fiskal dan moneter yang berhati-hati tersebut memperkuat ketahanan dan kapasitas Indonesia dalam menghadapi gejolak eksternal.

Menanggapi hal ini, Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution menilai kenaikan peringkat yang diberikan Moody's merupakan sebuah pengakuan yang realistis.

Menurut Darmin, salah satu penjelasan Moody's) antara lain secara moneter. Indonesia dinilai punya kemampuan adaptif terhadap situasi sehingga punya ketahanan moneter. "Artinya kita cukup resilient, artinya bisa dikendalikan. Di bidang fiskal juga sama. Punya kemampuan adaptif terhadap situasi," ujarnya di Batam, Sabtu (14/4/2018).

Dan kenaikan peringkat utang Indonesia menunjukkan pemerintah Indonesia mengelola utang dengan baik. Dan tidak menghambat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. "Mereka sudah mengkaji. Artinya apa? Paling tidak yang bisa saya katakan adalah lembaga rating internasional saja percaya. Aneh kalau ada orang (di dalam negeri) yang tidak percaya," ujarnya.

Terkait soal pengelolaan utang, Darmin menjelaskan, diantara negara-negara investment grade, Indonesia itu negara yang paling rendah utangnya terhadap PDB. Di bawah 30% dari PDB. Sementara negara lain ada yang di atas 35%, bahkan 39% dari PDB mereka.

"Pokoknya mereka bilang di bawah rata-rata negara yang investment grade. Sehingga dianggap cukup. Ke depannya, mereka masih percaya. Utang pun komentarnya sangat positif," tukasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
7 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
7 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
7 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
8 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved