Kemenperin Pacu Tumbuhnya Wirausaha Industri Digital

Minggu, 22 April 2018 - 07:47 WIB
Kemenperin Pacu Tumbuhnya...
Kemenperin Pacu Tumbuhnya Wirausaha Industri Digital
A A A
JAKARTA - Dengan masuknya era Industri 4.0, generasi muda dituntut agar melek dengan perkembangan teknologi terkini. Terkait dengan itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga terus mendorong munculnya pewirausaha di industri digital atau startup.

"Kami berharap akan semakin banyak melahirkan wirausaha industri digital atau startup," tutur Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dalam laman resmi Kemenperin yang dikutip SINDOnews Minggu (22/4/2018).

Upaya ini sejalan dengan target pemerintah untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020. Airlangga optimistis, sasaran tersebut bisa tercapai, karena saat ini jumlah pengguna internet di Tanah Air sudah mencapai 143 juta orang.

Ini menurutnya merupakan sebuah potensi pasar yang besar. Oleh sebab itu, generasi milenial memiliki peranan penting lantaran merekalah pengguna dominan dari teknologi yang menjadi ciri khas revolusi industri keempat, yaitu internet.

Kemenperin telah memfasilitasi melalui pembangunan gedung inkubasi bagi para pelaku usaha rintisan (startup), antara lain di Bandung Techno Park,Bali Creative Industry Center (BCIC) atau TohpaTI Center, Incubator Business Center di Semarang, Makassar Technopark, dan Pusat Desain Ponsel di Batam.

"Kami juga bersama pihak swasta mendorong pengembangan Nongsa Digital Park di Batam. Selain itu, Apple membangun innovation center di BSD," ujar Airlangga.

Sarana-sarana tersebut menjadi basis inovasi dan kreativitas bagi putra-putri Indonesia yang ingin mengembangkan software, web, aplikasi, film dan animasi, serta program-program digital lainnya.

Menperin yakin, Indonesia mampu menumbuhkan lagi unicorn atau perusahaan startup yang memiliki valuasi di atas USD1 miliar. Saat ini, diASEAN ada sekitar tujuh unicorn. Empat di antaranya dari Indonesia, yakni Bukalapak, Traveloka, Tokopedia, dan Gojek.

Secara umum, kata Menperin, pemerintah juga aktif memacu tumbuhnya wirausaha industri baru, khususnya dari kalangan generasi muda. Pasalnya, ketahanan ekonomi nasional diyakini akan semakin kuat apabila jumlah pengusaha yang dimiliki negara ini bertambah banyak.

"Untuk itu, kami mendorong kepada para mahasiswa agar berwirausaha sejak duduk di bangku kuliah," ujar Airlangga saat memberikan kuliah umum di Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (20/4).

Menurut Airlangga, tumbuhnya wirausaha atau pelaku industri dapat membawa efek berantai terhadap perekonomian seperti peningkatan pada penyerapan tenaga kerja. Menperin menambahkan, guna mendongkrak produktivitas dan daya saing industri kecil menegah (IKM) nasional, Ditjen IKM telah menjalankan program pelatihan dan konsultasi terkait pengembangan desain kemasan produk serta merek.

Sampai tahun 2017, telah difasilitasi sebanyak 6.998 desain kemasan dan 7.396 desain merek serta bantuan dalam bentuk kemasan cetak yang diberikan kepada 351 IKM. Selanjutnya, Kemenperin telah memiliki program e-Smart IKM untuk memperluas pasar bagi produk IKM lokal.

"Dalam hal ini, kami bekerja sama dengan beberapa marketplace dalam negeri. Ada juga workshop-nya," kata Airlangga. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, Kemenperin diberi target untuk menumbuhkan sebanyak 20.000 wirausaha baru hingga akhir tahun 2019.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Industri Rumahan...
Pelaku Industri Rumahan di Kota Bogor Dilatih Kewirausahaan Digital
Pelatihan Kewirausahaan...
Pelatihan Kewirausahaan Digital untuk UMKM
Dominasi E-Commerce...
Dominasi E-Commerce di Ekonomi Digital Indonesia
Ribuan Peserta Kelas...
Ribuan Peserta Kelas Cakap Digital Siap Jadi Penggerak Literasi Digital
Pendiri 992 Startup...
Pendiri 992 Startup di Indonesia Perempuan Jadi Peluang Percepatan Kewirausahaan
Kini Giliran UMKM Pertanian...
Kini Giliran UMKM Pertanian yang Bakal Digarap Secara Digital
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
50 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
1 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
4 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
4 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Industri Perbankan China...
Industri Perbankan China Memburuk, 40 Bank bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved