Gubernur BI Ungkap Penyebab Rupiah Keok Lawan USD

Selasa, 24 April 2018 - 09:53 WIB
Gubernur BI Ungkap Penyebab...
Gubernur BI Ungkap Penyebab Rupiah Keok Lawan USD
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo akhirnya angkat bicara ikhwal nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang terus mengalami pelemahan beberapa waktu belakangan. Menurutnya, hal tersebut terjadi karena faktor eksternal dimana optimisme investor terhadap ekonomi Amerika Serikat (AS) terus mengalami peningkatan.

Dia mengatakan, optimisme tersebut terjadi seiring berbagai data ekonomi AS yang terus membaik. Selain itu, turut dipengaruhi juga oleh tensi perang dagang antara AS dan China yang berlangsung selama tahun 2018 ini.

"Mata uang AS yang pada hari Jumat kemarin menguat tajam terhadap semua mata uang dunia, termasuk rupiah, pada hari Senin ini kembali mengalami penguatan secara meluas (broadbased)," katanya dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews di Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Mantan Bos Bank Mandiri ini menuturkan, optimisme investor terhadap ekonomi negeri Paman Sam tersebut membuat yield US treasury bills meningkat dan hampir mendekati level psikologis 3,0%. Selain itu, kembali muncul ekspektasi kenaikan suku bunga Fed Fund Rate (FFR) sebanyak lebih dari 3 kali selama 2018.

"Kenaikan yield dan suku bunga di AS itu sendiri dipicu oleh meningkatnya optimisme investor terhadap prospek ekonomi AS," imbuh dia.

Sejalan dengan itu, pada hari Senin ini semua mata uang negara maju kembali melemah terhadap USD, antara lain JPY -0,25%, CHF -0,27%, SGD -0,35%, dan EUR -0,31%. "Dalam periode yg sama, mayoritas mata uang negara emerging market, termasuk Indonesia, juga melemah," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Rupiah Ambles Tembus...
Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah...
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah usai Terkapar di Rp17.425, Pembelian Dolar Diperketat
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved