Konsumsi Buah dan Sayuran Masyarakat Indonesia Masih Rendah

Selasa, 24 April 2018 - 15:45 WIB
Konsumsi Buah dan Sayuran...
Konsumsi Buah dan Sayuran Masyarakat Indonesia Masih Rendah
A A A
JAKARTA - Southeast Asian Food and Agriculture Science and Technology (SEAFAST) Center Institut Pertanian Bogor (IPB) melansir data yang menunjukkan bahwa konsumsi sayuran dan buah-buahan masyarakat Indonesia masih kurang, di bawah standar Organisasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Survei kami konsumsi buah dan sayuran baru mencapai 180 gram per kapita per hari, padahal standar WHO 400 gram per kapita per hari," kata Direktur SEAFAST Center, IPB, Nuri Andarwulan di Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Menurut Nuri data tersebut tidak jauh berbeda dengan survei sebelumnya di tahun 2014. Dalam standar WHO diperinci dari 400 gram per kapita per hari tersebut sebanyak 250 gram sayuran dan 150 gram buah-buahan. Hal ini tentunya akan menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi buah-buahan dan sayuran.

Pengetahuan masyarakat untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan pun menurutnya masih sangat terbatas. Sayuran terbanyak yang dikonsumsi masyarakata Indonesia masih didominasi bayam, kangkung, dan kol. Sedangkan untuk buah-buahan, yang paling banyak dikonsumsi masih pisang.

Ketua Asosiasi Produsen Benih Hortikultura Indonesia (Hortindo) Afrizal Gindow mengatakan, sejak tiga sampai empat tahun lalu produsen benih sayuran sebetulnya telah mengembangkan teknologi untuk meningkatkan kandungan gizi dalam tanaman.

Dalam rangka meningkatkan konsumsi sayuran di masyarakat, kata Afrizal yang juga menjabat sebagai Marketing & Sales Director PT East West Seed Indonesia (Ewindo) tersebut, pemerintah perlu menggiatkan kampanye memasak sayuran. "Caranya mungkin dapat dibuat lomba resep makanan terbuat dari sayuran dan buah-buahan," tuturnya.

Secara mandiri, Ewindo juga telah berusaha mendorong konsumsi sayuran. Caranya, dalam kemasan benih sayuran Ewindo terdapat resep untuk membuat makanan dan minuman. "Hal ini ditujukan agar masyarakat dapat membuat variasi ragam makanan dan minuman dari bahan sayuran," papar Afrizal.

Afrizal mengakui bahwa sesuai data yang disampaikan SEAFAST Center-IPB, konsumsi sayuran dan buah-buahan masyarakat Indonesia masih jauh lebih rendah dari target Organisasi Pangan Dunia (FAO) sebanyak 80 kilogram per tahun per orang.

Padahal, kata Afrizal, saat ini melalui Ewindo sudah banyak ragam sayuran yang selama ini hanya terdapat di luar negeri, kini sudah dapat diproduksi di Indonesia serta di pasarkan dengan harga yang terjangkau.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini 5 Manfaat Makan...
Ini 5 Manfaat Makan Banyak Buah dan Sayuran Berwarna Hijau
Buavita Gelar Kampanye...
Buavita Gelar Kampanye AyoMinumBuah
Anak Anda Enggak Doyan...
Anak Anda Enggak Doyan Sayuran? Jangan Khawatir, Cobalah Tips Berikut Ini
Puluhan Tahun Hanya...
Puluhan Tahun Hanya Makan Buah dan Sayur, Influencer Vegan Meninggal karena Kelaparan
10 Buah dan Sayuran...
10 Buah dan Sayuran Rendah Gula, Baik untuk Penderita Diabetes
Aseibssindo Minta Pemerintah...
Aseibssindo Minta Pemerintah Tetapkan Kebijakan Relaksasi Impor Produk Buah dan Sayur
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
31 menit yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
1 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
2 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved