IHSG Tenggelam ke Level 5.967, Rupiah Siang Membaik
Kamis, 26 April 2018 - 12:55 WIB
IHSG Tenggelam ke Level 5.967, Rupiah Siang Membaik
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi perdagangan siang, Kamis (26/4/2018) tenggelam semakin dalam usai kehilangan 1.85%. Kejatuhan bursa saham Tanah Air mengiringi rupiah yang bergerak cenderung mulai membaik.
IHSG pada perdagangan sesi I hari ini anjlok 112,75 poin atau 1,85% ke level 5.967,10 setelah pagi tadi dibuka sempat merayap naik dengan tambahan 4,03 poin atau 0,07% menjadi 6.083,8. Kemarin, IHSG ditutup lebih rendah 149,78 poin atau 2,40% ke posisi 6.079,85.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini, tanpa terkecuali berada di jalur negatif dengan sektor keuangan melemah terdalam sebesar 2,60% diikuti kejatuhan sektor infrastruktur mencapai 2,40%. Selanjutnya properti yang jatuh hingga 2,02% diikuti merosotnya industri dasar 1,62%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,72 triliun dengan 5,35 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini. Transaksi bersih asing minus Rp803,02 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,24 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,44 triliun. Tercatat 68 saham naik, 323 turun dan 92 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN), PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (TMAS) dan PT Kedawung Setia Industrial Tbk. (KDSI). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL), PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) serta PT Indospring Tbk. (INDS).
Di sisi lain pada pasar mata uang, rupiah masih tidak berdaya meski cenderung mulai membaik. Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.905/USD atau berangsur pulih dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.918/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.898-Rp13.930/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.906/USD atau naik tipis dari penutupan tengah pekan kemarin di posisi Rp13.921/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.904-Rp13.940/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih menyusut ke level Rp13.905/USD. Rupiah terlihat masih tidak berdaya dibandingkan penutupan kemarin.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.930/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah makin ambruk dari posisi sebelumnya Rp13.888/USD.
IHSG pada perdagangan sesi I hari ini anjlok 112,75 poin atau 1,85% ke level 5.967,10 setelah pagi tadi dibuka sempat merayap naik dengan tambahan 4,03 poin atau 0,07% menjadi 6.083,8. Kemarin, IHSG ditutup lebih rendah 149,78 poin atau 2,40% ke posisi 6.079,85.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini, tanpa terkecuali berada di jalur negatif dengan sektor keuangan melemah terdalam sebesar 2,60% diikuti kejatuhan sektor infrastruktur mencapai 2,40%. Selanjutnya properti yang jatuh hingga 2,02% diikuti merosotnya industri dasar 1,62%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,72 triliun dengan 5,35 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini. Transaksi bersih asing minus Rp803,02 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,24 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,44 triliun. Tercatat 68 saham naik, 323 turun dan 92 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN), PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (TMAS) dan PT Kedawung Setia Industrial Tbk. (KDSI). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL), PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) serta PT Indospring Tbk. (INDS).
Di sisi lain pada pasar mata uang, rupiah masih tidak berdaya meski cenderung mulai membaik. Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.905/USD atau berangsur pulih dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.918/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.898-Rp13.930/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.906/USD atau naik tipis dari penutupan tengah pekan kemarin di posisi Rp13.921/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.904-Rp13.940/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih menyusut ke level Rp13.905/USD. Rupiah terlihat masih tidak berdaya dibandingkan penutupan kemarin.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.930/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah makin ambruk dari posisi sebelumnya Rp13.888/USD.
(akr)
Lihat Juga :