Fasilitas Kartu Tani Permudah Petani Tebus Pupuk Bersubsidi

Jum'at, 27 April 2018 - 01:04 WIB
Fasilitas Kartu Tani...
Fasilitas Kartu Tani Permudah Petani Tebus Pupuk Bersubsidi
A A A
JAKARTA - Kabar baik bagi petani di Jawa Tengah, Banten, Yogyakarta, dan Tasikmalaya, Jawa Barat. Pasalnya, Bank BRI baru-baru ini memberikan fasilitas Kartu Tani, di mana mereka bisa memanfaatkannya untuk menebus pupuk bersubsidi di kios pupuk. Sehingga lebih praktis dan mudah.

Vice President Social Entrepreneurship Division Bank BRI Sepyan Uhyandi merinci, Kartu Tani (KT) yang sudah disalurkan di Jateng per 23 Maret 2018 sebanyak 2,3 juta lembar. Jumlah KT yang disalurkan petani di Jateng ini sudah 96% dari target.

"Jumlah KT yang disalurkan di Jateng sudah cukup banyak sehingga petani yang telah menerima KT bisa memanfaatkannya menebus pupuk bersubsidi," ujarnya, dalam diskusi bertajuk Kedaulatan Pangan, Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045.

Sedangkan KT yang diserahterimakan ke petani Banten sampai 23 Maret 2018 sebanyak 187 ribu KT, atau 93% dari target. Jumlah KPL yang tersedia sebanyak 318 ribu unit, atau sebanyak 74% dari target.

Adapun untuk Yogyakarta, sudah sebanyak 252 ribu KT, atau sebanyak 96% dari target. "Kalau di Tasikmalaya kami sudah menyerahkan KT kepada 101 ribu petani, atau sebanyak 89% dari target. Kami juga sudah menyiapkan 54 ribu KPL, atau sebanyak 51% dari target," kata Sepyan, Kamis (26/4/2018).

Menurut Sepyan, ketika petani pemegang KT menebus pupuk di KPL sudah ketahuan berapa kuota yang bisa ditebusnya. Sehingga KT ini akan tepat sasaran.

Meski petani bisa memanfaatkan KT untuk menebus pupuk bersubsidi, namun menurut Sepyan, pihaknya bersama Dinas Pertanian setempat sampai saat ini terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke petani.

"Kita lakukan edukasi ke petani supaya lebih mengenal cara penggunaan kartu tani. Sebab, kartu tani nantinya tak hanya berfungsi untuk menebus pupuk, tapi bisa jadi kartu debit atau kartu tabungan," jelas Sepyan.

Direktur Pupuk dan Pestisida Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Muhrizal Sarwani mengatakan, kartu tani yang telah di-launching penggunaannya untuk menebus pupuk bersubsidi di Jawa Tengah (Jateng) pada Januari 2018 lalu, diharapkan bisa menjadi "kartu sakti" bagi mereka.

Dengan sifatnya yang multifungsi, KT tak sekadar sebagai kartu identitas petani namun memiliki banyak manfaat lain bagi petani. Sehingga memudahkan petani dalam melakukan transaksi. Mengingat, KT ini sendiri merupakan alat transaksi yang berbentuk kartu debit.

Keuntungan lain dari KT, petani akan mendapat manfaat dan kemudahan dari sejumlah layanan pemerintah dan perbankan. Sehingga, pemegang KT akan mendapatkan kemudahan bantuan sarana produksi (saprodi), asuransi dan tabungan.

Bagi petani yang belum menerima KT, bisa mengajukan melalui kelompoknya kemudian didaftarkan ke Dinas Pertanian setempat. Proses selanjutnya petugas akan melakukan validasi dan verifikasi data petani.

"Karena banyak fungsinya, kami targetkan sampai tahun 2019, semua petani sudah dilayani dengan KT," ujar Muhrizal.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sejahterakan Petani,...
Sejahterakan Petani, BNI Luncurkan Aplikasi Digital dan Kartu Tani Berjaya
Distribusi Kartu Tani...
Distribusi Kartu Tani Tak Merata, Petani Menjerit
Manfaat Kartu Tani Diperkenalkan...
Manfaat Kartu Tani Diperkenalkan ke Petani Tanah Laut
HD: Kartu Tani, Permudah...
HD: Kartu Tani, Permudah Petani Bertransaksi Bidang Pertanian
Legislator di Daerah...
Legislator di Daerah Diharapkan Turut Dukung Program Pertanian
Dihadang Pandemi, Bisnis...
Dihadang Pandemi, Bisnis Kartu Kredit BRI Tumbuh 15%
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
9 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
10 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
10 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
10 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
10 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
11 jam yang lalu
Infografis
Fasilitas Pengolahan...
Fasilitas Pengolahan Sampah RDF Rorotan Beroperasi Akhir 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved