Pariwisata Sulut Maju Pesat, Satgas Warning Sinergi Antar Instansi

Jum'at, 27 April 2018 - 05:02 WIB
Pariwisata Sulut Maju...
Pariwisata Sulut Maju Pesat, Satgas Warning Sinergi Antar Instansi
A A A
MANADO - Sinergitas antar instansi mendesak dilakukan menyusul pesatnya kunjungan wisatawan di Sulawesi Utara (Sulut). Tingkat kunjungan turis asing yang masuk hingga Juli, diperkirakan bisa tembus 40 ribu dari posisi sekarang 32 ribu orang.

Ketua Satgas Pariwisata Sulut, Dino Gobel menjelaskan, beberapa fakta yang muncul di balik perkembangan pariwisata Sulut yang harus digenjot lagi, terutama sinergitas antar instansi agar turis yang datang ke Sulut tak banyak mengalami kekecewaan.

"Saat ini mencuat fakta, rental di bandara sudah merangkap jadi tour operator atau guide. Akibatnya muncul sejumlah masalah. Harga dan penanganan turis amburadul. Komplen diviralkan turis, ini memprihatinkan," ungkap Dino, Kamis (26/4/2018).

Padahal kata dia, tak lama lagi penerbangan asing yang sudah pasti masuk semakin banyak. Juni nanti, penerbangan langsung Incheon Korea ke Manado oleh grup Paradise Hanna Group. Kemudian Oktober, AirAsia Kuala Lumpur ke Manado.

"Kita harus segera mencari solusi, misalnya penertiban rental bandara oleh Dishub dan Angkasa Pura. Contoh menyakitkan, turis dicegat dan ikut jadi korban karena masalah naik kendaraan online. Disuruh turun di bandara kalau menggunakan GoCar atau Grab," tegasnya prihatin dan ini tak boleh terjadi lagi.

Pekerjaan rumah lainnya, kata dia, Dishub belum melakukan pemasangan rambu berbahasa asing Inggris dan Mandarin. Begitu pun infokom belum merealisasikan proyek aplikasi digital bersama Google China, Baidu.

Parahnya lagi, Dinas Kehutanan melarang renovasi tangga keamanan ke hutan Mahawu Tomohon. "Padahal itu sudah rusak dan mengancam keamanan turis," ujarnya.

Menurutnya, ini warning agar semua berbenah karena sebagai bagian dari roadmap pariwisata Sulut menuju target 1 juta turis di tahun 2020, sebagaimana ditargetkan gubernur dan wakil gubernur Sulut.

"Saya punya usul jika sopir rental merangkap jadi tour operator, sebaiknya bisa dirangkul ASITA dan Dispar serta perhubungan. Tak bisa dilarang karena turis maunya instan, serba cepat tapi dicarikan solusi," sarannya.

Sementara itu, Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sulut memastikan, wisatawan ke Sulut saat ini terus bertambah. Data warga negara asing (WNA) di Sulut per 25 April 2018 pukul 10.00 WITA, pemegang izin tinggal untuk kunjungan maksimum 180 hari sekitar 143 orang.

Sedangkan yang izin terbatas maksimum 1 tahun ada 739 WNA. Dan yang izin tinggal tetap atau seumur hidup sebanyak 105 WNA yang tersebar di Manado, Bitung, Kotamobagu dan Tahuna.

"Semuanya itu ialah WNA yang tinggal atau beraktifitas dan mengajukan permohonan atau perpanjangan izin tinggal di Kanim di Sulawesi Utara," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jumlah Wisatawan Mancanegara...
Jumlah Wisatawan Mancanegara yang Datang ke Manado Turun 89,92 Persen
Jokowi Yakin Awal Februari...
Jokowi Yakin Awal Februari Wisatawan Mancanegara Ramai Kunjungi Bunaken
Wagub Bali Respons Wacana...
Wagub Bali Respons Wacana Wisman Dikenai Pajak: Pariwisata Bali Akan Makin Berkualitas
Ambisi Kim Jong-un Membangun...
Ambisi Kim Jong-un Membangun Pariwisata Korea Utara
Sambut Wisatawan Internasional,...
Sambut Wisatawan Internasional, Turki Gencarkan Vaksinasi Pekerja Pariwisata
September, Bali Dibuka...
September, Bali Dibuka untuk Wisatawan Mancanegara
Berita Terkini
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
23 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Infografis
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved