Tiga BUMN Keroyokan Penuhi Kebutuhan Pupuk

Jum'at, 27 April 2018 - 11:33 WIB
Tiga BUMN Keroyokan...
Tiga BUMN Keroyokan Penuhi Kebutuhan Pupuk
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Pupuk Indonesia (Persero) (PI) dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 3 bersinergi lewat kerjasama untuk memenuhi kebutuhan pupuk urea dan NPK Chemical untuk perkebunan di lingkungan holding PTPN 3 oleh Pupuk Indonesia. BNI berperan memberikan fasilitas perbankan dan fasilitas pembiayaan bagi kedua belah pihak.

Kerja sama tersebut merupakan wujud sinergi BUMN guna meningkatkan efisiensi dan nilai tambah bagi setiap BUMN. Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menuturkan, bahwa pihaknya mendukung Sinergi BUMN antara BNI-PTPI -PTPN karena akan memberikan manfaat yang besar dari sisi efisiensi maupun keuntungan bisnis.

BNI sebagai Bank BUMN mempunyai jenis-jenis produk cash loan maupun non cash loan yang bisa menjadi fasilitas pembiayaan yang BNI berikan kepada PTPN 3 akan secara otomatis menjamin pembayaran pembelian pupuk yang akan diterima oleh PI.

"Kerjasama BUMN memang harus selalu ditingkatkan karena setiap BUMN sebenarnya mempunyai kekuatan yang saling mendukung yang dapat mengoptimalisasikan bisnis masing-masing yang nantinya akan berdampak positif bagi laba BUMN. Maka, BUMN pada akhirnya memberikan peran besar bagi pendapatan negara melalui dividen yang terbentuk," ujar Achmad Baiquni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (27/4/2018).

Sementara Direktur Utama PI Aas Asikin Idat mengungkapkan, bahwa Pupuk Indonesia Grup sebagai produsen tunggal urea dan NPK Chemical di Indonesia, melihat masih ada potensi yang sangat besar untuk bisa memenuhi kebutuhan di PTPN.

"Kualitas NPK chemical juga sangat baik dalam mendorong produktivitas tanaman dan harga yang kami tawarkan juga cukup kompetitif dibandingkan produk impor, sehingga meningkatkan efisiensi pembelian pupuk di lingkungan PTPN sehingga turut menghemat devisa negara. Dengan produk NPK Chemical yang formulanya lebih sederhana, maka biaya pemupukan di PTPN bisa lebih efisien," sambung Aas.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PTPN 3 Dolly P. Pulungan menjelaskan, penandantangan Nota Kesepahaman menjadi awal dari jaminan pasokan kebutuhan pupuk bagi anak-anak usaha Holding Perkebunan Nusantara. Kepastian pasokan pupuk sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan usaha Holding Perkebunan Nusantara dan anak usaha.

"Dengan sinergi ini akan terjadi efisiensi biaya pengadaan pupuk anak perusahaan. Maka ketepatan waktu pemupukan dapat terjamin dengan adanya kepastikan pasokan dari Pupuk Indonesia yang didukung oleh fasilitas pendanaan dari BNI. Dengan adanya sinergi antara Pupuk Indonesia dan BNI, maka harga pokok produksi pupuk akan turun,” tukasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mega Eltra Rampungkan...
Mega Eltra Rampungkan Pengiriman Pupuk KCl ke PTPN Grup
Inovasi Strategi Pemasaran,...
Inovasi Strategi Pemasaran, BUMN Holding Perkebunan Diapresiasi
PTPN XIV Unit Kebun...
PTPN XIV Unit Kebun Awaya Rencana Ganti Komoditas
Manajemen dan SP-BUN...
Manajemen dan SP-BUN PTPN XIV Sepakati PKB Periode 2022-2023
Didemo LSM, PTPN XIV...
Didemo LSM, PTPN XIV Tegaskan Tak Gusur Lahan Warga Enrekang
Dituding Gusur Lahan...
Dituding Gusur Lahan Warga di Enrekang, PTPN XIV Bilang Begini
Berita Terkini
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
26 menit yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
47 menit yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
51 menit yang lalu
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
54 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
1 jam yang lalu
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
1 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved