Harga Minyak Naik Setelah Netanyahu Sebut Iran Produksi Senjata Nuklir

Selasa, 01 Mei 2018 - 09:33 WIB
Harga Minyak Naik Setelah...
Harga Minyak Naik Setelah Netanyahu Sebut Iran Produksi Senjata Nuklir
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia melonjak setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim, memiliki bukti Iran menjalankan program rahasia untuk memproduksi senjata nuklir.

Klaim Netanyahu membuat Presiden AS Donald Trump tersudut. Pasalnya, pada 12 Mei ini, AS harus memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Iran atas program nuklir Negeri Mullah. Disinyalir Israel akan mendesak Amerika Serikat untuk memberi sanksi kepada produsen minyak terbesar ketiga di OPEC tersebut.

Melansir dari CNBC, Selasa (1/5/2018), imbas dari klaim Netanyahu ini, membuat harga minyak berjangka AS, West Texas Intermediate naik 32 sen menjadi USD69,34 per barel. Sebelum pidato Netanyahu, harga WTI masih di level USD68,42 per barel.

Hal sama untuk harga minyak mentah Brent International, yang naik 56 sen menjadi USD75,41 per barel usai pidato PM Israel. Sebelumnya Brent berada di level USD73,47 per barel/

Sementara itu, Badan Energi Atom Internasional telah berulang kali menegaskan bahwa Iran berpegang pada ketentuan perjanjian 2015. Teheran bernegosiasi dengan Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, Prancis, dan Jerman.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Iran menerima batasan program nuklirnya dan membuka fasilitas kepada para inspektur internasional sebagai imbalan bagi masyarakat internasional untuk mencabut sanksi ekonomi atas Iran.

Menteri Luar Negeri AS yang baru, Mike Pompeo saat bertemu dengan Netanyahu, didesak agar Amerika menarik diri dari kesepakatan dengan Iran. Dan meminta mitra Eropa juga memperketat persyaratan perjanjian.

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron telah bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani untuk mempertahankan perjanjian. Dan saat bertemu dengan Trump pekan lalu, Macron juga menegaskan bahwa Iran tetap setia dengan kesepakatan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
3 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
4 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
4 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
4 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
5 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved